Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AP II Kembangkan EBT untuk Tiga Bandara, Mana Saja?

Angkasa Pura II sedang melakukan kajian pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di tiga bandara untuk mengurangi biaya konsumsi listrik dan menerapkan konsep green airport.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 05 November 2020  |  06:20 WIB
Petugas layanan check-in penumpang beraktivitas di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Rabu (13/2/2019). - ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Petugas layanan check-in penumpang beraktivitas di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Rabu (13/2/2019). - ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II menargetkan kajian teknis mengenai pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di tiga bandara yang dikelola akan selesai akhir 2020.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan perseroan telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kajian Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan PT Len Industri.

"Akan dilakukan kajian teknis implementasi EBT di tiga bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Kualanamu di Deli Serdang, dan Bandara Banyuwangi. Kajian teknis diharapkan sudah usai pada akhir tahun ini," kata Awaluddin, Kamis (5/11/2020).

Dia menambahkan tujuan penggunaan EBT di bandara yang dikelola AP II adalah melengkapi sumber listrik dari PLN, meminimalkan biaya konsumsi listrik, dan menerapkan konsep green airport. Misalnya di Bandara Soekarno-Hatta, penggunaan EBT sebesar 10 persen dari kebutuhan saja itu sudah sebesar 6,5 megawatt. Itu sudah termasuk cukup besar untuk penggunaan EBT.

Sementara itu, Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin mengaku persiapan kajian sudah lengkap. "Nanti kajian tersebut bisa disinkronkan dengan Roadmap AP II untuk seluruh bandara, sehingga mendukung rencana jangka panjang.”

Di tempat yang sama, Direktur Konservasi Energi Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Hariyanto mengatakan kementerian akan melakukan kajian mengenai pengembangan EBT di Bandara Banyuwangi.

Seperti diketahui, pada 22 Oktober 2020 AP II dan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM telah menandatangani MoU tentang Penerapan Konservasi Energi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan Secara Berkelanjutan Pada Bandara Udara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara energi terbarukan angkasa pura ii
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top