Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MRT Jakarta Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

PT MRT Jakarta (Perseroda) meraih sertifikat ISO 37001:2016 untuk penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan 2016 sebagai bukti bahwa telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Suap di perusahaan berstandar Internasional.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  23:30 WIB
Petugas kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Bagi MRT Jakarta, tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan implementasi governance, risk and compliance (GRC) merupakan unsur penting dalam pengembangan sebuah perusahaan.  - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Petugas kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Bagi MRT Jakarta, tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan implementasi governance, risk and compliance (GRC) merupakan unsur penting dalam pengembangan sebuah perusahaan. - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) meraih sertifikat ISO 37001:2016 untuk penerapan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan 2016 sebagai bukti bahwa telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Suap di perusahaan berstandar Internasional.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar menyebutkan sertifikat itu diraih setelah menjalankan proses sertifikasi dari badan sertifikasi internasional yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) TUV Rheinland pada Selasa, 27 Oktober 2020, lalu audit sertifikasi telah dilaksanakan dalam kurun 22-25 September 2020.

"Atas nama PT MRT Jakarta (Perseroda), kami sangat mengapresiasi sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti-Penyuapan ini. Setiap Insan yang ada di PT MRT Jakarta (Perseroda) memiliki peran aktif dalam implementasi sistem manajemen antipenyuapan," ujar William Sabandar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Peran tersebut dilakukan melalui kepatuhan terhadap kode etik (code of conduct), melaporkan risiko penyuapan dalam bribery risk assessment, melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) apabila menerima gratifikasi, hingga melaporkan apabila menemukan dugaan kasus penyuapan melalui whistleblowing system.

"Dan, apabila dalam penyelidikan, terlapor yang terbukti melakukan pelanggaran, terlapor akan ditindak dan diberi sanksi secara tegas sesuai ketentuan dan peraturan perusahaan," ujarnya.

MRT Jakarta secara disiplin menerapkan zero tolerance dengan tidak menoleransi segala bentuk penyuapan, baik menawarkan, menjanjikan, memberikan, menerima atau meminta keuntungan dalam bentuk apapun di lingkungan perusahaan.

"Seluruh insan MRT Jakarta berkomitmen untuk menjalankan kebijakan serta tugas masing-masing dalam Sistem Manajemen Anti-Penyuapan dengan senantiasa menerapkan prinsip 4 NO’s No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality," ucapnya.

Bagi MRT Jakarta, tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan implementasi governance, risk and compliance (GRC) merupakan unsur penting dalam pengembangan sebuah perusahaan.

"Hal tersebut menjadi bagian yang tak terpisahkan dari praktik bisnis MRT Jakarta demi mewujudkan kelangsungan usaha yang berkelanjutan sehingga dapat berfungsi secara efisien guna menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun masyarakat," kata William.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suap pt mrt jakarta

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top