Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal IV/2020, Gabbel : Elektronik Membaik Tapi Belum Normal

Utilisasi industri elektronika dinilai akan terus membaik pada kuartal IV/2020. Namun, pelaku industri menilai momentum pada 3 bulan terakhir 2020 belum akan mengembalikan kondisi industri elektronika ke posisi pra pandemi.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  19:45 WIB
Logo Panasonic. Berdasarkan data Gabel, mendata utilisasi industri elektronika pada kuartal II/2020 merosot sebesar 30-60 persen dari posisi kuartal I/2020 karena rendahnya permintaan pasar.  - ANTARA
Logo Panasonic. Berdasarkan data Gabel, mendata utilisasi industri elektronika pada kuartal II/2020 merosot sebesar 30-60 persen dari posisi kuartal I/2020 karena rendahnya permintaan pasar. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Utilisasi industri elektronika dinilai akan terus membaik pada kuartal IV/2020. Namun, pelaku industri menilai momentum pada 3 bulan terakhir 2020 belum akan mengembalikan kondisi industri elektronika ke posisi pra pandemi.

Gabungan Pengusaha Elektronika (Gabel) menyatakan tren rata-rata utilisasi pabrikan elektronika terus membaik sejak awal semester II/2020. Gabel mendata rata-rata utilisasi industri elektronika berada di kisaran 60-70 persen pada akhir kuartal III/2020 dari posisi awal pandemi di kisaran 30-40 persen.

"Ini [rata-rata utilisasi pabrikan] mulai naik terus. Kami berharap minimal di semester II/2021 pasar sudah kembali normal. Tap, yang penting sekarang trennya positif," ujar Sekretaris Jenderal Gabel Daniel Suhardiman kepada Bisnis, Selasa (27/10/2020).

Namun, Daniel menyatakan masih ada kekhawatiran di pelaku industri nasional. Pasalnya, ada kekhawatiran bahwa akan ada gelombang penyebaran Covid-19 kedua pada musim dingin 2020-2021.

Dengan kata lain, perbaikan permintaan di pasar global akan lebih lama dari perkiraan Gabel. Seperti diketahui, Daniel meramalkan performa ekspor elektronika lokal akan kembali normal paling cepat pada kuartal III/2021.

"Kalau kita bicara 2021, mungkin [rata-rata utilisasi pabrikan] masih kembali ke posisi 2019. [Prediksi] yang realistisnya seperti itu: [Performa industri elektronika] pada 2021 kembali ke posisi 2019," ujarnya.

Berdasarkan data Gabel, mendata utilisasi industri elektronika pada kuartal II/2020 merosot sebesar 30-60 persen dari posisi kuartal I/2020 karena rendahnya permintaan pasar.

Adapun, produksi barang elektronika utama seperti pendingin ruangan, lemari es, dan mesin cuci turun 60-70 persen pada Mei-Juni 2020 secara tahunan. Sementara itu, utilitas pabrikan peralatan elektronika kecil akan merosot 50-70 persen secara tahunan.

"Total 1 tahun hampir bisa dipastikan [pertumbuhan volume produksi] negatif. Memang besar [penurunannya]. Tahun ini sebagian besar [pabrikan] akan mengalami kerugian," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gabel Industri Elektronik
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top