Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kadin: Sektor UMKM Harus Didorong Agar Bertahan Saat Pandemi

Survei dari Asian Development Bank (ADB) menunjukkan sekitar 48 persen UMKM berhenti secara mendadak akibat Covid-19.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 18 Oktober 2020  |  17:52 WIB
(kiri-kanan) Pengacara Hotman Paris Hutapea bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengadakan diskusi publik soal Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu 14 Maret 2020. -  Tempo / EKO WAHYUDI.
(kiri-kanan) Pengacara Hotman Paris Hutapea bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengadakan diskusi publik soal Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu 14 Maret 2020. - Tempo / EKO WAHYUDI.

Bisnis.com, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus terus didorong agar tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.

"UMKM ini memang harus kita dorong untuk mereka agar bisa bertahan, jangan sampai yang UMKM yang sifatnya temporary impairment menjadi permanent impairment," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani dalam diskusi daring, Minggu (18/10/2020).

Dia mengatakan bahwa, tekanan terhadap UMKM pada masa pandemi memang besar. Dia mengungkapkan bahwa survei dari Asian Development Bank (ADB) menyatakan sekitar 48 persen UMKM berhenti secara mendadak akibat Covid-19.

Pandemi juga mengakibatkan hampir 50 persen pendapatan pelaku UMKM menurun.

Rosan mengatakan dari stimulus-stimulus yang pemerintah sudah dorong, khususnya bantuan sosial angkanya juga relatif lebih cepat.

Dia memamaparkan berdasarkan data program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk bantuan dari stimulus yang dianggarkan oleh pemerintah sebesar Rp200 triliun, saat ini implementasinya sudah berada di level 77 persen.

"Terutama untuk bantuan ultra mikro yang dimana sudah disalurkan sampai dengan 9 juta rencananya akan dinaikkan sampai 12 juta bahkan 15 juta yang diberikan hibah sebesar Rp2,4 juta," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top