Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Tanah Mulai Direalisasikan Tahun Depan

Pemerimntah merencanakan pembentukan bank tanah dimulai pada tahun depan, demikian dikemukakan oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  22:42 WIB
Keluarga nelayan beraktivitas di kompleks perumahan nelayan, Tungkal Hilir, Tanjung Jabung Barat, Jambi. - Antara/Wahdi Septiawan
Keluarga nelayan beraktivitas di kompleks perumahan nelayan, Tungkal Hilir, Tanjung Jabung Barat, Jambi. - Antara/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebutkan bank tanah mulai berdiri pada 2021.

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil mengatakan pembentukan lembaga bank tanah bakal diatur dalam peraturan pemerintah sebagai beleid turunan dari UU Cipta Kerja. Secara legal, bank tanah mulai berdiri pada 2021.

Bank tanah, lanjutnya, akan dibentuk di bawah tiga kementerian sekaligus yakni Kementerian ATR dan dua kementerian lainnya bakal ditentukan oleh Presiden Joko Widodo.

"Bank tanah akan menjadi organisasi yang powerful, terdiri atas tiga menteri. Selain Menteri ATR, Pak Jokowi akan menunjuk siapa sebagai komite, apakah mungkin Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, atau PUPR [Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat]," ujarnya pada Jumat (16/10/2020).

Dia menambahkan pemerintah juga akan memberikan kesempatan kepada profesional untuk menempati posisi eksekutif dalam manajemen bank tanah. Perekrutan dilakukan secara terbuka.

"Pemerintah juga akan menggandeng tujuh orang yang mengisi posisi dewan pengawas bank tanah, tiga di antaranya mewakili pemerintah dan empat lainnya mewakili masyarakat atau pengawas independen," kata Sofyan.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak pihak-pihak yang memiliki kompetensi untuk menjadi dewan pengawas seperti aktivis agraria. Pasalnya, keberadaan dewan pengawas ini penting agar kinerja lembaga tersebut transparan dan sesuai dengan tujuan pembentukannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanahan bank tanah cipta kerja
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top