Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China : Hindari Impor Makanan Beku dari Negara Zona Merah Corona

Bulan ini, China menghentikan sementara impor makanan laut dari Brasil, Indonesia, dan Rusia selama sepekan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2020  |  14:47 WIB
Ilustrasi: Bisnis makanan beku yang tetap hangat saat pandemi virus corona (Covid-19). - istimewa
Ilustrasi: Bisnis makanan beku yang tetap hangat saat pandemi virus corona (Covid-19). - istimewa

Bisnis.com, BEIJING — Pemerintah Kota Beijing meminta agar para importir menghindari makanan beku yang berasal dari negara dengan wabah Covid-19 parah setelah sejumlah kasus produk makanan impor terbukti positif virus corona.

"Bea Cukai dan pemerintah setempat berulang kali menemukan virus corona di makanan beku impor, membuktikan produk tersebut berisiko terkontaminasi," demikian pernyataan Biro Komersial Kota Beijing kepada perusahaan impor, Senin (28/9/2020).

Biro mendesak supaya importir mengawasi secara ketat situasi pandemi di luar negeri dan juga "proaktif" menghindari makanan rantai beku impor dari wilayah yang mengalami pandemi parah. Mereka juga diminta agar mencari rencana alternatif untuk impor.

Biro mendesak perusahaan agar meningkatkan mekanisme peringatan dan pelaporan terkait dengan produk impor dan segera memberitahu otoritas jika produk impor terbukti positif terkena virus corona.

China melaporkan nihil kasus transmisi lokal selama lebih dari sebulanm, tetapi baru-baru ini pihaknya mendeteksi virus pada kemasan produk akuatik impor di Provinsi Jilin dan Kota Qingdao.

Bulan ini, China menghentikan sementara impor makanan laut dari Brasil, Indonesia, dan Rusia selama sepekan, bahkan lebih dari beberapa pekan ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Makanan Beku

Sumber : Reuters/Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top