Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KAI: Jumlah Penumpang Kereta Api Naik 7 Persen Bulan Ini

KAI melaporkan adanya kenaikan animo masyarakat pengguna kereta api sebesar 7 persen pada pekan ketiga September 2020.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 23 September 2020  |  07:32 WIB
Penumpang kereta api Tawang Jaya Lebaran tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (8/6/2019). Pada H3 Lebaran 2019, arus balik pemudik yang tiba di Stasiun Pasar Senen mulai mengalami peningkatan. - ANTARA FOTO/Reno Esnir
Penumpang kereta api Tawang Jaya Lebaran tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (8/6/2019). Pada H3 Lebaran 2019, arus balik pemudik yang tiba di Stasiun Pasar Senen mulai mengalami peningkatan. - ANTARA FOTO/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melaporkan adanya kenaikan jumlah penumpang kereta api hingga pekan ketiga September 2020 sebesar 7 persen dibandingkan dengan pada Agustus 2020.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan mobilitas masyarakat mengalami peningkatan seiring dengan upaya perseroan untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan.

"KAI rata-rata melayani 60 ribu pelanggan perhari, naik 7 persen dibanding bulan Agustus yaitu rata-rata 56 ribu pelanggan per hari," kata Joni dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (23/9/2020).

Dia menuturkan untuk mengakomodir peningkatan animo masyarakat pengguna kereta api, KAI menambah daftar stasiun yang menyediakan layanan rapid test Covid-19 menjadi total tersedia di 21 stasiun per tanggal 22 September 2020. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau yaitu hanya Rp85.000.

Joni menyebut layanan rapid test di stasiun pertama kali diluncurkan di Stasiun Pasar Senen pada 29 Juli 2020. Adapun, pada tahap awal baru tersedia di 12 stasiun.

Penambahan stasiun yang melayani rapid test ini, lanjutnya, merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pada perjalanan kereta api.

Penyediaan layanan rapid test di stasiun bertujuan untuk memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu mencari tempat rapid test di luar. Apalagi harganya juga terjangkau.

Sebelumnya Layanan rapid test ini hanya tersedia di 12 stasiun yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang.

Adapun penambahannya adalah Stasiun Jember, Ketapang, Tegal, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Sidoarjo, Kroya, Blitar, dan Jombang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai kereta api
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top