Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Broker Properti Savills Residential Bergabung ke Huttons Asia

Savills Residential Singapura akan merger dengan Huttons Asia, membuat Huttons memperkuat grup yang saat ini terdiri atas 3.044 broker, dengan 582 broker perumahan Savills segera bergabung.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 September 2020  |  13:59 WIB
Wajah properti komersial Singapura./Bloomberg - Seong Joon Cho
Wajah properti komersial Singapura./Bloomberg - Seong Joon Cho

Bisnis.com, JAKARTA – Savills Residential, agensi properti anak perusahaan Savills Singapura, akan merger dengan Huttons Asia. Savills Singapura juga merupakan pemegang saham terbesar Huttons.

Langkah ini akan membuat Huttons memperkuat grup yang saat ini terdiri atas 3.044 broker, dengan 582 broker perumahan Savills segera bergabung, demikian dilansir The Business Times yang dikutip PropertyGuru pada Selasa (15/9/2020).

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Huttons dalam merangkul pengembang untuk memasarkan proyek residensial mereka.

Savills Residential sepenuhnya dimiliki oleh Savills Singapyra, yang merupakan bagian dari perusahaan yang terdaftar di Inggris.

Marcus Loo, Chief Executive Officer Savills Singapura, mengatakan langkah integrasi dengan Huttons, pemain lokal yang dominan, memberikan kesempatan yang fantastis bagi broker asosiasi perumahan Savills untuk mengakses pasar yang lebih besar, memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam sejumlah besar proyek yang sedang ditangani Huttons

Chris Marriott, CEO Savills South East Asia, mengemukakan bahwa persyaratan merger telah disepakati, dan kesepakatan akan selesai bulan ini. Namun, da menolak berkomentar tentang nilai transaksi tersebut.

Huttons adalah agensi properti yang didirikan pada 2002. Savills Singapore mengakuisisi saham perusahaan tersebut pada 2005.

Pemegang saham Huttons Asia lainnya termasuk Peggy Ngiam, pejabat eksekutif utamanya, dan Loke Tuck Choy; keduanya adalah direktur eksekutif.

Marriott mengaku telah lama tertarik pada Huttons. Oleh sebab itu, dia menyambut kesempatan untuk mengambil posisi yang lebih aktif dan melengkapi Huttons dalam pertumbuhan masa depan mereka.

Sementara itu, Ngiam berpandangan kemampuan untuk menggunakan merek hunian internasional yang diakui secara global akan mempercepat pertumbuhan sebagai agen terkemuka di Singapura.

Setelah merger, Huttons akan mempertahankan posisi keempat dalam hal jumlah agen properti di negeri jiran tersebut. Dengan asumsi semua broker Savills Residential ikut bergabung, Huttons akan memiliki total 3.626 agen.

Tiga agensi teratas adalah: PropNex, dengan 8.727 agen, diikuti oleh ERA Realty Network (7.321 agen) dan OrangeTee & Tie (4.359 agen).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti singapura

Sumber : The Business Times

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top