Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Warga Hong Kong menikmati malam di tepi laut di distrik Tsim Sha Tsui sambi menyaksikan bangunan di seberang Pelabuhan Victoria terang benderang,/Bloomberg - Anthony Kwan
Premium

Bisnis Properti Global Rebound, Hong Kong Selamat Tinggal

12 September 2020 | 22:32 WIB
Setelah sempat tertekan akibat pandemi Covid-19, sekarang bisnis properti global mulai bangkit kembali. Namun, ternyata tidak demikian dengan Hong Kong. Perkembangan bisnis properti di wilayah khusus China itu tetap terpuruk.

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah pelonggaran terhadap karantina wilayah yang sempat diberlakukan sangat ketat oleh sejumlah negara mulai membangkitkan bisnis properti global.

China daratan memulai kebangkitan bisnis properti di wilayah Asia Pasifik pada kuartal kedua tahun ini. Investor properti disebut antre dalam pasar real estat komersial dan ritel China dalam 3 bulan yang berakhir Juni, ketika negara itu baru saja keluar dari wabah virus corona atau Covid-19, melampaui permintaan di seluruh negara lain di Asia Pasifik, menurut sebuah laporan yang dikutip South China Morning Post.

Volume investasi kuartal kedua melonjak 95 persen menjadi US$8,4 miliar dibandingkan dengan tahun lalu, menurut data Real Capital Analytics (RCA).

Namun, dilihat sepanjang semester pertama, volume turun 23 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang US$14 miliar, disebabkan oleh penerapan karantina nasional untk menahan penyebaran wabah corona selama 3 bulan pertama 2020.

Investasi di China pada kuartal II/2020, menurut RCA, yang berpusat di New York, Amerika Serikat, naik hampir dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu, membalikkan kemerosotan lebih dari 50 persen pada kuartal sebelumnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top