Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Segera Rampung, Terminal Wae Kelambu Diharapkan Pacu Ekonomi Labuan Bajo, NTT

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan, Terminal Multipurpose Wae Kelambu digagas 2,5 tahun lalu dan dalam waktu dekat akan rampung. Kehadiran infrastruktur pelabuhan itu diharapakan menaikkan taraf hidup masyarakat setempat.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 11 September 2020  |  21:33 WIB
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA - Pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dan NTT pada umumnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan, Terminal Multipurpose Wae Kelambu digagas 2,5 tahun lalu dan dalam waktu dekat akan rampung. Kehadiran infrastruktur pelabuhan itu diharapakan menaikkan taraf hidup masyarakat setempat.

“Semoga pelabuhan ini membawa dapat memperkaya Labuan Bajo, sehingga Kabupaten Manggarai Barat tidak lagi menjadi daerah yang miskin,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (11/9/2020).

Terminal Multipurpose Wae Kelambu dibangun menggunakan APBN dengan nilai proyek Rp173 miliar. Pelabuhan itu diarahkan untuk lalu lintas logistik, bongkar muat kontainer, kargo serta curah cair.

Terminal ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung Labuan Bajo setelah ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas oleh Presiden RI, Joko Widodo. Kehadiran infrastruktur baru ini akan membuat Pelabuhan Labuan Bajo hanya akan melayani aktivitas pariwisata, yang sebelumnya menjadi satu dengan layanan bongkar muat peti kemas.

Luhut mengatakan pelabuhan Labuan Bajo akan direvitalisasi, dan hanya akan menjadi tempat bersandar kapal-kapal wisata, kapal penumpang dan rencananya akan dibangun juga terminal yacht.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, Kementerian PUPR juga sedang membangun jalan penunjang kegiatan distribusi logistik dari Pelabuhan Wae Kelambu menuju pusat kota Labuan Bajo dan beberapa proyek infrastruktur lain.

“Jalan dan jembatan air 2021 ini juga sudah kita programkan akan memutar, sekitar 30 km dari sini ke Tana Mori. Jalannya akan kita lebarkan sesuai dengan standar nasional. Jadi setahun selesai, dari dibangun tahun 2021, 2022 akan selesai,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntt labuan bajo Luhut Pandjaitan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top