Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2,1 Juta Korban PHK dan Dirumahkan Jadi Prioritas Prakerja Gelombang Empat

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengemukakan 80 persen peserta yang terjaring dalam Kartu Prakerja diutamakan berasal dari 2,1 juta orang yang terdampak Covid-19.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  17:15 WIB
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/4/2020). - ANTARA FOTO/Fauzan
Sejumlah buruh pabrik pulang kerja di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/4/2020). - ANTARA FOTO/Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA-Sebanyak 2,1 juta pekerja yang dirumahkan dan menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) bakal menjadi prioritas dalam penerimaan program Kartu Prakerja yang gelombang keempatnya bakal dibuka besok Sabtu (8/8/2020).

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin mengemukakan, jumlah korban PHK dan dirumahkan yang telah diverifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan meningkat dari yang sebelumnya berjumlah 1,7 juta orang per akhir Juni menjadi 2,1 juta orang.

“Dengan aturan teknis baru, Prakerja dipastikan menjangkau mereka yang paling membutuhkan dengan prioritas yang terdampak pandemi Covid-19 dan belum menerima bansos. Data yang kami terima dari yang awalnya 1,7 juta orang dirumahkan dan jadi korban PHK, saat ini meningkat jadi 2,1 juta orang. Ini yang akan jadi prioritas,” kata Rudy dalam konferensi pers virtual, Jumat (7/8/2020).

Rudy mengemukakan 80 persen peserta yang terjaring dalam Kartu Prakerja diutamakan berasal dari 2,1 juta orang yang terdampak Covid-19. Pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan penerima adalah pihak-pihak yang terdata dalam prioritas.

“Jadi 80 persen dari kuota tiap batch lebih kami prioritaskan kepada yang terdampak,” lanjutnya.

Program Kartu Prakerja sendiri bakal kembali dibuka pada Sabtu (8/8/2020) pukul 12.00 siang WIB. Dalam gelombang keempat, pihak penyelenggara bakal membuka slot untuk 800.000 pekerja. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan dengan jumlah peserta pada tiga gelombang sebelumnya yang jika ditotal berjumlah 680.000 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk Kemenaker kartu prakerja
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top