Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebanyak 5,6 Juta Penerima Kartu Prakerja Ditargetkan Rampung Oktober

Selain membuka kembali pendaftaran Kartu Prakerja, pemerintah juga memperbaiki tata kelolanya.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  16:17 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Mohammad Rudy Salahuddin menargetkan program Kartu Prakerja dapat disampaikan kepada 5,6 juta penerima pada Oktober mendatang.

Rudy mengatakan tiap batch pemerintah menargetkan kartu prakerja disalurkan kepada 800.000 penerima per bulannya.

"harapan target penerima 5,6 juta ditargetkan selesai akhir Oktober 2020," katanya, Jumat (7/8/2020).
Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Kartu Prakerja batch ke IV pada Sabtu, 8 Agustus 2020, Pukul

Rudy yang menjabat Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Perekonomian ini, memang mengaku akan membuka kuota penerima lebih besar.

Selain membuka kembali pendaftaran Kartu Prakerja, pemerintah juga memperbaiki tata kelolanya.

Menurutnya, perbaikan tata kelola sudah tertuang dalam Peraturan Presiden No 76/2020 tentang Perubahan atas Perpres 36/2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja.

Untuk tata kelola pelaksanaan, Rudy menjelaskan, ada beberapa pokok-pokok perubahan.

"Adapun untuk aturan perlaksanaan dituangkan dalam Permenko 11/2020 tentang pelaksaan. Permenko tersebut sudah ditandatangani 4 Agustus dan diundangkan dan berlaku pada hari ini" tambahnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu prakerja kuota program stimulus
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top