Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laju Pertumbuhan Angkutan Rel Anjlok, KAI Tambah KA Jarak Jauh

KAI menambah operasional KA Jarak Jauh pada Agustus 2020 untuk memulihkan laju pertumbuhan angkutan rel yang anjlok pada kuartal II/2020.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  18:46 WIB
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Suasana sepi terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai meningkatkan pendapatan dari segmen angkutan penumpangnya pada Agustus 2020 lewat penambahan relasi Kereta Api Jarak Jauh setelah sebelumnya sektor angkutan rel menjadi salah satu yang memberikan tekanan terbesar pada laju pertumbuhan lapangan usaha transportasi dan pergudangan pada kuartal II/2020.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor angkutan rel turut memberikan andil terhadap penurunan laju pertumbuhan transportasi pada kuartal II/2020 yakni sebesar 63,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Tekanan di sektor ini merupakan yang terbesar kedua setelah angkutan udara sebesar 80,23 persen.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menuturkan kondisi tersebut akibat adanya pembatasan aktivitas terhadap transportasi sehingga jumlah pelanggan yang akan dilayani juga mengalami penurunan dibandingkan dengan pada 2019. Namun, saat ini minat pelanggan kereta api secara bertahap mulai naik.

“Kami terus berupaya memaksimalkan peluang pada Agustus ini, dengan KA Jarak Jauh yang sudah mulai banyak yang beroperasi. Kenaikan volume pelanggan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terus tumbuh terhadap layanan KAI yang dapat diandalkan di tengah pandemi,” jelasnya, Rabu (5/8/2020).

Joni menjabarkan pada Juli KAI melayani 1.122.357 pelanggan atau naik 60 persen dibandingkan dengan volume pelanggan pada Juni sebesar 699.309 pelanggan. Adapun rinciannya yaitu volume pelanggan KA Jarak Jauh pada Juli sebanyak 215.796 pelanggan, naik 224 persen dibandingkan dengan Juni sebanyak 66.687 pelanggan. Sementara itu volume pelanggan KA Lokal pada Juli sebanyak 906.561 pelanggan, naik 43 persen dibandingkan dengan Juni sebanyak 632.622 pelanggan.

Adapun berdasarkan data BPS, secara tahunan pada kuartal I/2020, sektor ini ikut mengalami penurunan hingga 6,95 persen dibandingkan dengan pada kuartal II tahun lalu sektor ini sempat tumbuh positif 6,23 persen.

Sementara itu secara kumulatif pada kuartal II/2020 penurunan di sektor ini tercatat hingga mencapai 36,09 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang bergerak positif 7,09 persen. Tak hanya itu, secara kumulatif angkutan rel menyumbang penurunan hingga 6,95 persen hingga kuartal I/2020.

Pada Agustus 2020, KAI akan menambah jadwal 5 KA Jarak Jauh. Kelima KA tersebut antara lain KA 46A Argo Parahyangan (Stasiun Gambir-Bandung), dengan jadwal keberangkatan pukul 18.10 WIB pada 3, 7, 14, 21, dan 28 Agustus 2020. KA 48A Argo Parahyangan (Stasiun Gambir-Bandung), dengan jadwal keberangkatan pukul 18.48 WIB pada 3-31 Agustus 2020.

Selain itu, lanjutnya, KA 292 Matarmaja (Stasiun Pasarsenen-Malang), dengan jadwal keberangkatan pukul 10.30 WIB pada 3, 5, 7, 10, 12, 14, 17, 19, 21, 24, 26, 28, dan 31 Agustus 2020. KA 160A Sawunggalih (Stasiun Pasarsenen-Kutoarjo), dengan jadwal keberangkatan pukul 18.25 WIB setiap akhir pekan, yaitu 7, 8, 9, 14, 15, 16, 21, 22, 23, 28, 29, dan 30 Agustus 2020.

Terakhir, KA 140A Mataram (Stasiun Pasarsenen-Solo), dengan jadwal keberangkatan pukul 21.05 WIB pada 7, 14, 21, 28 Agustus 2020. Adapun, sebelumnya sudah ada delapan KA yang beroperasi sejak Juni dan Juli 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai kereta api
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top