Bisnis.com, JAKARTA – Isu pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dari Kabinet Merah Putih kian menguat dengan kabar pertemuannya dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.
Namun, sejumlah pejabat terkait justru enggan berkomentar dan memilih bungkam ketika ditanya soal kabar mundurnya Sri Mulyani.
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono juga menolak memastikan kabar tersebut kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan.
“Nanti ya, rapat dulu ya. Nanti ya, nanti ya. Sabar ya semua,” kata Thomas ketika dicecar pertanyaan soal mundurnya Sri Mulyani, Selasa (26/8/2025).
Senada, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara juga enggan berkomentar banyak soal isu mundurnya Sri Mulyani.
“Kami rapat dulu ya, terima kasih-terima kasih,” ujarnya singkat.
Baca Juga
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun mengaku belum mengetahui informasi soal rekan kerjanya di kabinet Merah Putih.
“Belum saya dengar, terima kasih ya,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Sri Mulyani maupun Istana. Diberitakan sebelumnya, ratusan orang tak dikenal menjarah rumah Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, pada Minggu (31/8/2025) dini hari.
"Gelombang pertama sekitar jam satu [dini hari], gelombang kedua terjadi sekitar jam tiga (dini hari)," kata staf pengamanan di rumah itu, Joko Sutrisno dilansir dari Antara.
Kesaksian Joko sejalan dengan keterangan beberapa warga termasuk seorang warga yang meminta disapa dengan nama Renzi.
Keterangan sama disampaikan tiga tenaga satuan pengamanan di mulut kompleks Mandar dan seberang jalan perumahan itu, yang berjarak sekitar 150-160 meter dari rumah yang dijarah oleh massa.
"Tapi Bu Sri [Mulyani] tidak ada di rumah kok," kata Renzi, yang diamini Joko Sutrisno.