Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Cara Lion Air Group Kembalikan Kepercayaan Penumpang

Lion Air Group berupaya untuk menarik kembali kepercayaan penumpang yang sempat anjlok selama masa pandemi Covid-19 melalui beberapa hal.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  18:55 WIB
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Air Group mengklaim telah menjamin semua pesawatnya tetap steril dalam rangka mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang M. Prihantoro mengatakan setiap operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Maskapai tersebut memastikan bahwa pesawat kondisi aman dan laik terbang (safe for flight) guna merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan (preparation ready for flight).

"Kami secara konsisten dan komprehensif melaksanakan semua perawatan pesawat udara antara lain dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600 sejalan program pemeliharaan," kata Danang dalam siaran pers, Kamis (30/7/2020).

Dia menambahkan perawatan pesawat udara dikerjakan di pusat perawatan pesawat Lion Air Group – Batam Aero Technic dan di bandar udara (base station) tempat pesawat maskapai berada. Seluruh prosedur yang dilakukan telah mengikuti aspek keselamatan pengerjaan seluruh tahapan sampai selesai.

Sementara, lanjutnya, untuk di Base Maintenance Batam Aero Technic, dalam 1 kali maintenance mampu merawat 15 unit yang terdiri dari pesawat berbadan lebar (wide body aircraft) seperti Airbus 330, pesawat berbadan sedang atau kecil (narrow body aircraft), antara lain Boeing 737, Airbus 320, ATR maupun Hawker.

Pekerjaan meliputi pekerjaan ringan sampai pekerjaan berat, termasuk painting full body pesawat, pembersihan pesawat (aircraft washing), peremajaan interior pesawat, perawatan komponen pesawat dan lainnya.

Lion Air Group, kata dia, telah mengimplementasikan tahapan pengerjaan, yakni sterilisasi pesawat, kebersihan pesawat udara dan peralatan pendukung, pengecekan dan pemeliharaan komponen pesawat, serta pengecekan pesawat cadangan,

Dari faktor sumber daya manusia, Lion Air Group tetap menjalankan program wajib pelatihan (mandatory training) bagi teknisi tetap berjalan salah satunya menggunakan pembelajaran berbasis elektronik (e-learning), antara lain fokus pada safety management system (SMS), faktor utama pada diri dalam bekerja (human factor) serta penguatan dan penyegaran kembali mengenai standar operasional prosedur (SOP).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lion air maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top