Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wali Kota Tasikmalaya : Pengoperasian Tol Cigatas Sesuai Jadwal

Proyek jalan tol ini diprakarsai oleh PT Jasa Sarana, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT PP (Persero) Tbk., dan PT Daya Mulia Turangga.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  07:36 WIB
Ilustrasi: Foto udara Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua di kawasan Ranca Kalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (17/3). - Bisnis/Rachman
Ilustrasi: Foto udara Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua di kawasan Ranca Kalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (17/3). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyatakan pembangunan jalan tol Cileunyi—Garut—Tasikmalaya yang biasa disebut Cigatas di Jawa Barat tetap berjalan dan tahapan pelaksanaannya tidak terganggu di tengah wabah Covid-19 sehingga proyek tersebut akan selesai sesuai target pada 2024.

"Target tetap 2024 beroperasi, tidak akan mundur karena Covid-19," kata Budi di Tasikmalaya seperti dikutip dari Antara, Rabu (8/7/2020).

Menurutnya, Pemkot Tasikmalaya terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait seperti pemerintah daerah yang dilewati jalan tol, maupun pemerintah provinsi dan pusat.

Hasil dari koordinasi itu, kata Budi, pembangunan jalan tol lintas Priangan Timur tetap berjalan sesuai dengan rencana mulai dari proses penetapan lokasi yang sudah dimulai Mei 2019 hingga April 2020.

Selanjutnya, yakni proses prakualifikasi berlangsung Oktober—Desember 2019, proses lelang pada Desember 2019 hingga Juni 2020, proses pembebasan tanah pada April 2020 hingga 2022, dan proses rekonstruksi tahap pertama segmen Gedebage—Tasikmalaya pada 2022—2024. "Tol direncanakan bisa beroperasi April 2024."

Wali Kota menyampaikan bahwa saat ini pembangunan jalan tol memasuki tahapan sosialisasi kepada masyarakat yang daerahnya terdampak jalan tol, seperti di Kota Tasikmalaya ada empat kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Cibeureum, Tamansari, dan Kawalu.

Budi menyampaikan bahwa Pemkot Tasikmalaya akan berupaya memberi pemahaman bagi masyarakat tentang manfaat keberadaan jalan tol, termasuk aturan dalam pembelian tanah yang tidak akan merugikan warga.

"Warga yang terkena pembebasan lahan tidak akan rugi," kata Budi.

Berdasarkan cacatan Bisnis, trase ruas tol Cigatas telah diperluas hingga Cilacap dan rutenya menjadi Gedebage—Tasikmalaya—Cilacap dengan panjang keseluruhan 206,65 kilometer.

Kebutuhan dana untuk membangun proyek tersebut tercatat Rp57,59 trilun. Proyek jalan tol ini diprakarsai oleh PT Jasa Sarana, PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT PP (Persero) Tbk., dan PT Daya Mulia Turangga.

Masalah penetapan rute dan pembebasan lahan menjadi penghambat utama dalam upaya mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol tol cigatas cileunyi garut tasik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top