Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertama! Toyota Kembangkan Teknologi Pelapisan Stamping

Toyota Motor Corporation (Toyota) mengembangkan teknologi pelapisan tipe-stamping pertama di dunia yang menggunakan membran polimer (membran elektrolit padat). Mesin akan diluncurkan pada 1 Juli.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  12:20 WIB
Mesin pelapis tipe stamping mencakup dua mesin yang dipasang di satu tempat tidur. Setiap mesin berukuran 112 meter. Adapun mesin proses pelapisan konvensional mencakup banyak pencelupan, peralatan untuk solusi pelapisan, dan pengolahan limbah.  - TOYOTA
Mesin pelapis tipe stamping mencakup dua mesin yang dipasang di satu tempat tidur. Setiap mesin berukuran 112 meter. Adapun mesin proses pelapisan konvensional mencakup banyak pencelupan, peralatan untuk solusi pelapisan, dan pengolahan limbah. - TOYOTA

Bisnis.com, JAKARTA - Toyota Motor Corporation (Toyota) mengembangkan teknologi pelapisan tipe-stamping pertama di dunia yang menggunakan membran polimer (membran elektrolit padat), di mana ion logam dapat lewat, untuk menerapkan pelapisan, seperti stempel, hanya untuk area yang membutuhkan pelapisan.

"Mesin akan diluncurkan pada 1 Juli," ungkap Toyota dalam keterangan pers, Selasa (30/6/2020).

Teknologi ini digunakan dalam proses pelapisan untuk membentuk tembaga, nikel, dan pelapis logam lainnya pada substrat dalam proses pembuatan komponen elektronik.

Toyota juga telah mengumumkan kolaborasi dengan Mikado Technos Co., Ltd. dan Kanematsu Corporation untuk memproduksi dan menjual mesin baru tersebut, dan karenanya memperluas penggunaan mesin pelapisan baru berdasarkan teknologi baru ini. Mesin akan diluncurkan pada 1 Juli.

Mesin pelapis tipe stamping mencakup dua mesin yang dipasang di satu tempat tidur. Setiap mesin berukuran 1×1×2 meter. Adapun mesin proses pelapisan konvensional mencakup banyak pencelupan, peralatan untuk solusi pelapisan, dan pengolahan limbah.

Mesin pelapis tipe stamping baru ini menghilangkan kebutuhan proses pencelupan di mana bagian-bagian yang akan disepuh benar-benar direndam dalam beberapa rendaman larutan pelapisan, yang diperlukan dalam proses pelapisan yang paling umum saat ini.

Akibatnya, solusi limbah dapat dikurangi secara dramatis menjadi sekitar sepertiga puluh dan emisi CO2 menjadi sekitar sepertiga, yang berkontribusi terhadap pengurangan dampak lingkungan yang signifikan. Teknologi ini juga mengurangi waktu pelapisan dan proses jejak.

Toyota memutuskan untuk meluncurkan mesin pelapis tipe stamping, yang diharapkan memberikan hasil ini, dan memperluas penggunaannya ke banyak perusahaan di berbagai industri, tidak hanya untuk mitra bisnisnya dalam produksi mobil Toyota, untuk membantu mengurangi dampak pada lingkungan dan memberikan manfaat lain.

Secara khusus, Toyota memberikan paten dan keahliannya kepada produsen vakum, Mikado Technos, yang telah menggabungkan teknologinya sendiri untuk mengembangkan dan memproduksi mesin pelapis tipe stamping untuk dijual melalui Kanematsu.


Selama dua hingga tiga tahun ke depan, Toyota berharap untuk menjual mesin pelapis tipe stamping untuk digunakan oleh sejumlah perusahaan sebagai mesin uji untuk keperluan verifikasi dan evaluasi.

Kemudian, mulai tahun 2023 atau 2024, dengan tujuan mencapai penggunaan luas, itu akan memperluas penjualan secara lebih luas untuk digunakan oleh pengguna umum sebagai mesin produksi penuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota motor corp mesin industri Bengkel Bodi
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top