Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenhub: Konektivitas Transportasi Yogya-Solo Makin Lengkap

Kemenhub mengakui konektivitas transportasi di Yogyakarta dan Solo semakin lengkap pada masa kenormalan baru (new normal) mulai dari bandara, perkeretaapian, hingga terminal bus.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 26 Juni 2020  |  18:08 WIB
Penumpang berada di dalam Kereta Api (KA) Bandara di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (8/5/2019). Saat ini KAI menyediakan KA Yogyakarta International Airport (YIA) dengan Rute Stasiun Maguwo - Wojo PP dengan pemberhentian di empat stasiun yaitu Maguwo, Yogyakarta, Wates, dan Wojomo sebagai salah satu pendukung beroperasinya bandara YIA. - Antara/Andreas Fitri Atmoko
Penumpang berada di dalam Kereta Api (KA) Bandara di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Rabu (8/5/2019). Saat ini KAI menyediakan KA Yogyakarta International Airport (YIA) dengan Rute Stasiun Maguwo - Wojo PP dengan pemberhentian di empat stasiun yaitu Maguwo, Yogyakarta, Wates, dan Wojomo sebagai salah satu pendukung beroperasinya bandara YIA. - Antara/Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengakui konektivitas transportasi di Yogyakarta dan Solo semakin lengkap pada masa kenormalan baru (new normal).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan beberapa peningkatan konektivitas transportasi tersebut yaitu pertama, pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang sudah selesai dibangun dan telah beroperasi. 

"Bandara yang menggantikan keberadaan Bandara Adisutjipto ini sudah dilengkapi juga dengan dukungan transportasi antarmoda untuk memudahkan pergerakan penumpang dari Bandara menuju kota Yogyakarta dan sekitarnya, maupun sebaliknya." kata Budi dalam siaran pers, Jumat (26/6/2020).

Dia mencontohkan seperti Angkutan Pemadu Moda DAMRI, SetelQu, taksi bandara, taksi daring dan kereta api melalui stasiun Wojo (sekitar 10 menit dari Bandara). Ke depannya, jalur kereta akan langsung masuk ke dalam area bandara.

Kedua, lanjutnya, pembangunan elektrifikasi jalur KA lintas Yogyakarta-Solo yang ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Pihaknya menilai dengan selesainya proyek elektrifikasi, maka dapat segera beroperasi Kereta Rel Listrik (KRL) Komuter dari Yogyakarta-Solo PP. 

Ketiga, kata Budi, pembangunan dan penataan Terminal Bus Tipe A Tirtonadi tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi pusat kegiatan komersial. Pada bulan Juli 2020, direncanakan akan dimulai pembangunan gedung serbaguna, pusat olahraga dan pusat kuliner di area Terminal Tirtonadi.

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga memastikan penerapan protokol kesehatan di sejumlah simpul transportasi seperti bandara, stasiun, dan terminal bus di Yogjakarta dan Solo berjalan dengan baik dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Adapun, sejumlah simpul transportasi yang ditinjau yaitu : Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Bandara, Adi Sumarmo Solo, Stasiun Kereta Api di Jogja dan Solo, dan Terminal bus Tipe A Tirtonadi Solo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub bandara
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top