Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tembus China, BIG Siap Ekspor Komoditas Perikanan ke AS dan Australia

Setelah pengapalan perdana komoditas perikanan ke China, pelaku usaha di Pelaku usaha dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berambisi memperluas ekspor ke Australia dan Amerika Serikat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Juni 2020  |  16:30 WIB
Ikan tuna. KKP berupaya untuk memberikan kemudahan logistik yang diperlukan guna memenuhi kebutuhan bahan baku Unit Pengolahan Ikan (UPI) dengan tujuan ekspor. - Antara/Ampelsa
Ikan tuna. KKP berupaya untuk memberikan kemudahan logistik yang diperlukan guna memenuhi kebutuhan bahan baku Unit Pengolahan Ikan (UPI) dengan tujuan ekspor. - Antara/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah pengapalan perdana komoditas perikanan ke China, pelaku usaha di Pelaku usaha dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berambisi memperluas ekspor ke Australia dan Amerika Serikat.

Dinaria, Direktur PT Bintan Intan Gemilang (BIG), mengatakan terima kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melalui Kepala Balai KIPM Tanjungpinang yang telah memberikan jaminan mutu berupa sertifikasi sehingga dapat ekspor langsung ke China.

"Bukan hanya ekspor ke China, kami juga sedang negosiasi ke Australia dan Amerika," ujar Dinaria dalam siaran pers, Jumat (12/6/2020).

Komoditas yang diekspor ke China terdiri dari Frozen Grouper Whole Round, Frozen Sea Bream Whole Round, Frozen Red Snapper Whole, Frozen Leather Jacket HG dengan total volume komoditas 9.421,86 kilogram senilai Rp750 juta. Pengapalan ke China langsung dari Kabupaten Bintan menggunakan KM Meratus Lembata.

Felix Lumban Tobing, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Tanjungpinang, Kepri, mengatakan keberhasilan menembus pasar China merupakan hal yang patut diapresiasi, karena sebelumnya pasar ekspor di Bintan baru mengisi pasar Singapura dan Malaysia.

"Beberapa keuntungan yang kita dapat adalah harga jual bisa lebih tinggi dan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja melalui proses ekspor yang dilakukan terkait pemenuhan ketentuan sistem jaminan mutu," lanjut Felix.

Dia mengemukakan KKP berupaya untuk memberikan kemudahan logistik yang diperlukan guna memenuhi kebutuhan bahan baku Unit Pengolahan Ikan (UPI) dengan tujuan ekspor.

Seperti yang dilakukan oleh KKP melalui Balai KIPM Tanjungpinang yang memberikan pelayanan Sertifikasi Ekspor Produk Perikanan untuk PT Bintan Intan Gemilang (BIG) untuk diekspor ke China langsung dari Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Komitmen dari UPI dan dukungan dari Balai KIPM Tanjungpinang dalam penerapan Program Manajemen Mutu Terpadu/PMMT merupakan kunci dari akselerasi percepatan peningkatan grade Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dalam rangka pemenuhan persyaratan Negara Mitra.

Hal ini selaras dengan komitmen KKP dalam peningkatan produksi perikanan nasional melalui sertifikasi produk perikanan dari hulu ke hilir untuk memperluas keberterimaan produk perikanan Indonesia di pasar internasional.

"Kami berharap semoga ekspor dapat terus berjalan dan semakin meningkat dengan makin banyaknya UPI di wilayah Kepulauan Riau untuk dapat mengekspor produknya ke negara mitra," ucap Felix.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikan tuna ekspor perikanan

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top