Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antam Siap Lakoni Skenario 'New Normal' BUMN Tambang

Lebih jauh, walau menjalankan segala sekenario new normal, Antam tetap akan mengikuti arahan Lembaga dan Kementerian terkait, serta menyesuaikan kebijakan Pemerintah Daerah di sekitar wilayah operasi.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  12:21 WIB
Antam jalankan skenario 'New Normal' BUMN Tambang.
Antam jalankan skenario 'New Normal' BUMN Tambang.

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan BUMN tambang PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bersiap menghadapi the new normal Pandemi Covid-19. Anggota Holding Industri Pertambangan-MIND ID ini mengaku siap menjalankan pengelolaan operasi dengan cara baru, dengan tetap mengedepankan pelaksanaan protokol-protokol kesehatan dan kesiagaan dengan disiplin.

Direktur Utama Antam Dana Amin mengatakan komitmen new normal perusahaan dilakukan dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan pegawai. “Pandemi Covid-19 ini membawa kita pada tatacara kerja yang baru dalam berinteraksi satu dengan lain, yang berpengaruh dalam pengelolaan Perusahaan,” ungkapnya.

Dana mengungkapkan bahwa Antam telah mengantisipasi perubahan budaya dan perilaku, menggunakan teknologi dalam berinteraksi, menyederhanakan proses dengan mengurangi interaksi fisik, serta mengelola keberlanjutan bisnis bersama para stakeholder.

“Dalam pelaksanaan kondisi yang baru ini, kami akan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan pegawai, mitra kerja, pelanggan, pemasok dan masyarakat sekitar” katanya.

Lebih jauh, walau menjalankan segala sekenario new normal, Antam tetap akan mengikuti arahan Lembaga dan Kementerian terkait, serta menyesuaikan kebijakan Pemerintah Daerah di sekitar wilayah operasi.

Di unit-unit produksi Antam di berbagai wilayah, sederet protokol kesehatan dan kesiagaan ketat dijalankan di operasi tambang dan pabrik. Personil yang memasuki wilayah operasional harus mendapat izin dari Kepala Teknik Tambang, dan untuk sementara waktu tamu yang tidak berkepentingan tidak dapat memasuki areal operasi dan kantor-kantor Antam.

Selain itu, penggunaan teknologi dikedepankan untuk menjaga agar keberlangsungan komunikasi antara wilayah dengan Kantor Pusat tetap terjaga.

“Kegiatan operasi kami tetap terjaga, berkat dedikasi dan motivasi dari seluruh jajaran di perusahaan, dengan menerapkan protokol pemeriksaan suhu tubuh, kebiasaan mencuci tangan, membersihkan dengan disinfektan, serta penerapan jarak fisik yang secara disiplin dilakukan. Komunikasi dengan unit-unit yang tersebar tidak menjadi hambatan dengan penggunaan teknologi. Ke depan, ini adalah salah satu cara baru dalam bekerja di Antam,” ungkap Dana.

Namun demikian, jika situasinya telah memungkinkan, secara bertahap pegawai yang memenuhi kriteria kesehatan akan mulai melaksanakan aktivitas bagi lingkungan kerja yang saat ini menerapkan work from home.

“Pelaksanaan protokol the new normal ini nantinya akan berpedoman pada kebijakan yang dikeluarkan Kementerian BUMN, Kementerian/Lembaga terkait, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian kesehatan,” ujar Dana.

Untuk program pencegahan dan penanganan pandemi, Antam juga bersinergi dengan stakeholder terkait di seluruh wilayah operasi dalam melakukan sosialisasi waspada Covid-19 dan menyalurkan bantuan peralatan kesehatan maupun bantuan bagi masyarakat.

Dana menyampaikan, Antam optimis dengan kerjasama seluruh pihak serta kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Penanganan Covid-19, Indonesia akan mampu menghadapi the new normal di tengah pandemi yang saat ini sedang berlangsung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

antam New Normal
Editor : Kahfi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top