Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hunian di Bawah Rp500 Juta Paling Banyak Dicari Kalangan Ini

Pasar hunian di bawah Rp500 juta masih menjadi pangsa pasar yang prospektif dalam beberapa waktu ke depan.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 10 Mei 2020  |  14:45 WIB
Pekerja beraktivitas di salah satu proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Pekerja beraktivitas di salah satu proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang properti menyatakan bahwa pasar hunian di bawah Rp500 juta masih menjadi pangsa pasar yang prospektif dalam beberapa waktu ke depan.

Alasannya, pangsa pasar rumah tapak di segmen harga ini pada dasarnya memang diperuntukkan bagi kalangan pengguna akhir alias end user. Berbeda jika untuk hunian di atas Rp1 miliar yang biasanya diburu investor.

"Rumah di bawah Rp500 juta ini karena konsumennya adalah mayoritas end user dan untuk pemilik rumah pertama. Jadi, bisa dibilang sebagai kebutuhan dasar," ujar CEO Relife Property Ghofar Rozak Nazila kepada Bisnis, Minggu (10/5/2020).

Relife Property selaku pengembang menangkap peluang di pasar ini. Dia mengatakan bahwa sejumlah proyek perusahaan memang menyasar segmen harga tersebut.

Lagi pula, sekitar 80 persen portofolio produk Relife Property diperuntukkan untuk segmen menengah, sedangkan 20 persen untuk segmen harga di atas Rp1 miliar.

Menurut Ghofar, beberapa portofolio proyek hunian Relife Property di bawah Rp500 juta tersebar di Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi hingga Makassar. 

"Persaingan [di segmen harga ini] makin ketat dan menjadi benefit untuk konsumen sehingga banyak pilihan. Bagi pengembang, makin dituntut untuk memberi produk dan layanan terbaik," kata Ghofar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah murah pengembang rumah
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top