Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fenomena Mudik, Lalu Lintas Tol Astra Infra Terpantau Normal

Lalu lintas di beberapa ruas tol terpantau masih normal meski beberapa hari terakhir sudah ada pekerja informal yang mudik lebih awal meski sudah ada imbauan jangan mudik dari pemerintah.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  16:35 WIB
Simpang Susun Waru, ruas Surabaya-Mojokerto  - Astra Infra
Simpang Susun Waru, ruas Surabaya-Mojokerto - Astra Infra

Bisnis.com, JAKARTA - Kondisi lalu lintas di sejumlah ruas tol masih terpantau normal kendati diketahui sebagian pekerja informal di wilayah Jabodetabek sudah mulai bergerak menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Bisnis mencatat dalam delapan hari terakhir, ada 876 bus antarprovinsi yang membawa kurang lebih 14.000 penumpang dari Jabodetabek ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.

CEO Toll Road Business Astra Infra Group Krist Ade Sudiyono mengatakan bahwa kondisi lalu lintas harian rata-rata ruas tol yang dikelola Astra Infra masih terpantau normal.

"Secara umum tidak berdampak pada peningkatan trafik [lalu lintas]. Namun, kumulatifnya tetap turun sehubungan [penyebaran] Covid-19 ini," kata Krist kepada Bisnis, Senin (30/3/2020).

Astra Infra Toll Road saat ini memiliki enam ruas tol yaitu ruas tol Tangerang - Merak, Cikopo - Palimanan, ruas Semarang - Solo, ruas Jombang - Mojokerto. Kemudian ruas Surabaya - Mojokerto dan ruas Serpong - Kunciran.

Sementara itu, hingga saat ini pemerintah masih terus mengkaji kebijakan pelarangan mudik Lebaran 2020 terkait mitigasi ekonomi terhadap masyarakat pekerja informal.

Presiden Joko Widodo meminta kajian ini selesai dalam dua hari dan Presiden akan memutuskan terkait pembatasan mudik atau tidak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Mudik Lebaran Virus Corona Astra Infra Toll Road
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top