Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eksportir Kencangkan Ikat Pinggang di Tengah Pandemi Virus Corona

Nursyamsu memprediksi pandemi virus corona masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Untuk itu, pihaknya sedang melakukan berbagai penyesuaian dalam target perusahaan baik dari sisi pemasaran dan produksi.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  13:27 WIB
Ilustrasi ekspor
Ilustrasi ekspor

Bisnis.com, JAKARTA - Virus Corona membawa dampak yang luas termasuk pengusaha eksportir. Salah satunya PT. Rumah Produk Indonesia.

Direktur Utama PT. Rumah Produk Indonesia Nursyamsu Mahyuddin mengatakan ekspor produk holtikulturanya ke negara Timur Tengah dan Asia Selatan mulai terganggu. Hal ini disebabkan terbatasnya aktivitas produksi hingga perusahaan pembeli.

Dia menjelaskan imbauan bekerja di rumah yang disampaikan pemerintah ternyata juga dilakukan sampai ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang mengeluarkan surat keterangan asal (SKA). SKA atau Certificate of Origin kata Nursyamsu diperlukan oleh pembeli atau importir di beberapa negara untuk memperoleh keringanan biaya masuk.

"Semoga harga dapat diatur sedemikian rupa sehingga SKA tetap dapat diterbitkan," katanya kepada Bisnis baru-baru ini.

Nursyamsu memprediksi pandemi virus corona masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Untuk itu, pihaknya sedang melakukan berbagai penyesuaian dalam target perusahaan baik dari sisi pemasaran dan produksi.

"Yang terpenting adalah melakukan pengetatan ikat pinggang dan menghitung dengan cermat cash flow perusahaan agar tetap dapat survive dan tidak kehabisan nafas," katanya.

Namun yang agak berat, lanjut Nursyamsu, tak lama lagi akan datang bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri yang biasanya membutuhkan pengeluaran ekstra dari perusahaan. "Semoga ada kebijakan pemerintah yang juga dapat dipahami oleh para karyawan nantinya," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eksportir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top