Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Mal Milik Metropolitan Kentjana Disetop Sementara

PT Metropolitan Kentjana Tbk. selaku pengembang pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall (PIM) memutuskan untuk menunda selama dua pekan pengerjaan proyek PIM 3 untuk mencegah penyebaran Corona.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  15:23 WIB
Area pintu masuk Pondok Indah Mall (PIM) di Jakarta Selatan. PIM merupakan salah satu portofolio pusat perbelanjaan yang dikelola PT Metropolitan Kentjana Tbk. - pondokindahgroup.co.id
Area pintu masuk Pondok Indah Mall (PIM) di Jakarta Selatan. PIM merupakan salah satu portofolio pusat perbelanjaan yang dikelola PT Metropolitan Kentjana Tbk. - pondokindahgroup.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, pemerintah meminta agar perusahaan menghentikan sementara pekerjaannnya selama dua pekan.

Mematuhi aturan yang diberikan pemerintah, pengembang PT Metropolitan Kentjana Tbk. ikut menunda satu proyeknya yang sedang berjalan yaitu proyek Pondok Indah Mall 3. Pengerjaan proyek tersebut rencananya akan dihentikan sementara selama dua pekan.

Vice President PT Metropolitan Kentjana Jeffri Tanudjaja mengatakan bahwa pengerjaan konstruksi PIM 3 akan segera dihentikan sementara selama dua pekan. Namun, waktu pelaksanaan penghentiannya masih dibahas di internal perusahaan.

"Karena banyak sekali pekerja dan tukangnya, apalagi di Jakarta Selatan paling banyak [kasusnya]. Jadi untuk pencegahan kita akan hentikan dua minggu," katanya saat dihubungi Bisnis, Selasa (24/3/2020).

Dengan penghentian pengerjaan konstruksi selama dua pekan tersebut, Jeffri menyebut baru akan membuka PIM 3 pada Maret 2021 mendatang. Sebelumnya, pengerjaan proyek pusat perbelanjaan tersebut diprediksi bisa selesai dan mulai beroperasi pada Oktober 2020 mendatang.

Meski pengerjaan proyek PIM 3 akan ditunda, tetapi pusat belanja lain milik Metropolitan Kentjana seperti PIM 1 dan 2 tetap beroperasi. Namun, para tenant di kedua pusat perbelanjaan tersebut dibebaskan jika ingin menutup tokonya sementara waktu.

Sementara itu, pengembang lain seperti PT Pakuwon Jati Tbk., belum mempertimbangkan untuk menghentikan pengerjaan proyek yang sedang berjalan.

"Kalau sudah berjalan susah ya, apalagi pekerjanya banyak. Sementara belum ada keputusan berhenti dan karena tidak ada [proyek baru] yang di Jakarta juga," kata Presiden Direktur PT Pakuwon Jati Stefanus Ridwan saat dihubungi terpisah.

Adapun, Stefanus mengatakan bahwa penundaan diberlakukan untuk proyek yang masih dalam rencana pembangunan dan peluncuran.

"Ini [pembangunan dan peluncuran proyek baru] kita tunggu sampai kondisi membaik lagi," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti pusat perbelanjaan Virus Corona metropolitan kentjana
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top