Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operator Tol Optimistis Zero ODOL Tercapai 2023

Pelarangan tersebut dimulai dari jam 5 pagi sampai jam 22.00 membuat rute kendaraan berpindah mengarah ke ruas tol Cawang, Tanjung Priok sampai dengan Jembatan Tiga.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  08:50 WIB
Kendaraan melintas di Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Kendaraan melintas di Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/2/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada optimistis target pemerintah dalam mengeliminasi kendaraan over dimension dan overload (ODOL) pada 2023 bisa tercapai dengan komitmen penegakan yang dilakukan secara serentak dan lintas sektoral

Direktur Operasional PT Citra Marga Nusaphala Persada Djoko Sapto mengatakan ruas tol Wiyoto- Wiyono sebagai salah satu usaha jalan tol yang banyak dilalui oleh kendaraan angkutan dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok.

Djoko menuturkan sebelumnya telah ada kesepakatan bersama mengenai penegakan hukum kendaraan odol, dengan keputusan menhub tentang pelarangan kendaraan angkutan barang di ruas tol Cakung, Cawang, Tomang, Pluit.

Pelarangan tersebut dimulai dari jam 5 pagi sampai jam 22.00 membuat rute kendaraan berpindah mengarah ke ruas tol cawang, tanjung priok sampai dengan jembatan tiga. Sejak diberlakukannya peraturan tersebut, sambungnya, perseroan telah melakukan pengecekan terhadap beban kendaraan yang melintas khususnya angkutan berat. Hasilnya sebanyak 78 persen kendaraan yang melalui ruas tersebut terindikasi overload.

“Intinya tingkat pelanggaran muatan angkutan barang memberi dampak yang pertama adalah tingkat kecelakaan dan menurunnya laju kecepatan di jalan tol berikutnya adalah peningkatan dari biaya pemeliharaan akibat kerusakan daripada jalan yang lebih awal dari umur layanan yang semestinya,” jelasnya, Selasa (10/3/2020).

Operator tol swasta tersebut mengaku sejak 2014 telah secara rutin melakukan kegiatan operasi odol dan sosialisasi di berbagai tempat. Hasilnya, kata dia, odol yang melintas di ruas pada 2014 kurang lebih sebesar 68 persen dan pada tahun lalu menurun menjadi 47 persen.

Selama dua kali seminggu CMNP rutin melakukan penertiban odol.

“Kami sangat berharap dengan terus dilaksanakannya kampanye dan operasi odol secara rutin zero odol 2023 insyaAllah akan terwujud. Marilah kita mengutamakan keselamatan di jalan dengan mewujudkan zero odol khusunya di jalan tol,”ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Truk ODOL
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top