Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Singapore Airlines Perluas Pasar Kargo Farmasi

Thrucool, diluncurkan sejak September 2018, adalah layanan cold chain untuk mengangkut kargo farmasi dengan suhu terkontrol, bernilai tinggi, dan sensitif terhadap waktu, dengan cepat.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 06 Maret 2020  |  15:10 WIB
Maskapai Singapore Airlines - www.singaporeair.com
Maskapai Singapore Airlines - www.singaporeair.com

Bisnis.com, JAKARTA - Singapore Airlines Cargo memperluas jaringan Thrucool dengan tambahan stasiun layanan di Copenhagen, Osaka, dan Stockholm.

Chin Yau Seng, Senior Vice President Cargo Singapore Airlines, mengatakan  penambahan ini membuat pelanggan bisa mengirimkan produk-produk farmasi, menuju dan dari kota-kota tersebut melalui Singapura, dengan jaminan pengawasan maksimal pada keutuhan produk di setiap tahap perjalanan.

“Kami tetap berkomitmen untuk meluncurkan Thrucool ke lebih banyak lokasi dengan perluasan jaringan koridor kualitas kami, sambil juga mencari cara baru untuk meningkatkan produk lebih baik lagi," kata Yau Seng dalam siaran pers, Jumat (6/3/2020).

Adapun, Thrucool yang diluncurkan sejak September 2018, adalah layanan rantai dingin (cold chain) untuk mengangkut kargo farmasi dengan suhu terkontrol, bernilai tinggi, dan sensitif terhadap waktu, dengan cepat. Fasilitas ini mencakup layanan prioritas dalam pengangkatan dan penanganan, proses pemindahan yang cepat di bandara, fasilitas ruang pendingin, serta selimut dan penutup termal untuk isolasi yang krusial terhadap faktor eksternal.

SIA Cargo juga telah kembali memperoleh sertifikat program IATA CEIV Pharma sejak Januari 2020. Hal ini menegaskan kembali kemampuan maskapai tersebut dalam mengangkut kargo farmasi dengan suhu terkontrol, bernilai tinggi, dan sensitif terhadap waktu secara cepat, handal dan efisien.

Pada 2017, SIA Cargo adalah maskapai penerbangan pertama di Asia Pasifik yang dianugerahi akreditasi penanganan produk farmasi yang diakui secara global. Sejak saat itu, meningkatkan kemampuan dan penawaran penanganan farmasi.

Sementara itu, Regional Vice President IATA Asia Pacific Conrad Clifford menuturkan logistik cold chain untuk produk farmasi merupakan segmen yang sedang berkembang dalam bisnis kargo udara. Adapun, perkiraan pertumbuhan sebesar 5-6 persen setiap tahunnya.

"Pembaharuan untuk sertifikasi CEIV Pharma milik Singapore Airlines menjamin bahwa maskapai ini tetap berada di posisi yang baik untuk melayani kebutuhan perusahaan farmasi dan mengangkut produk-produk yang sensitif terhadap waktu dan suhu menuju berbagai tempat," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik singapore airlines
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top