Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mulai Besok, Tiket Murah ke 10 Destinasi Pariwisata Berlaku

Pemerintah sudah menyiapkan Rp500 miliar yang nantinya menjadi diskon 30 persen tarif maskapai. 
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 29 Februari 2020  |  18:57 WIB
Mulai Besok, Tiket Murah ke 10 Destinasi Pariwisata Berlaku
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA - Pemberian insentif tarif maskapai ke 10 destinasi pariwisata sudah bisa dipesan mulai besok, (1/3/2020).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan 10 destinasi pariwisata yang dimaksud antara lain adalah Denpasar, Batam, Bintan, Manado, Yogyakarta, Labuan Bajo, Belitung, Lombok, Danau Toba dan Malang. 

Untuk menyediakan diskon atau insentif tarif maskapai, Menhub menyatakan dari sisi pemerintah sudah menyiapkan Rp500 miliar yang nantinya menjadi diskon 30 persen tarif maskapai. 

Adapun, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II serta Airnav memberikan diskon 5 persen dan pertamina 15 persen untuk harga avtur.  

Sehingga jika diakumulasi, total diskon tiket pesawat yang diterima konsumen sebesar 45 persen hingga 50 persen untuk 25 persen kursi maskapai.

"Kalau dihitung pertamina, 15 persen. AP dan AirNav 5 persen. Jadi total insentif yang diberikan yaitu 50 persen. Itu untuk 25 persen kursi penerbangan ke 10 destinasi wisata selama 3 bulan yaitu mulai 1 Maret hingga 31 Mei," kata Budi Karya di Bandara Soetta, Sabtu (29/2/2020). 

Wakil Dirut Garuda Indonesia Dony Oskaria mengatakan pihaknya menyambut baik kebijakan insentif dari pemerintah. Bahkan, pihaknya juga membantu untuk mengampanyekan pemberian insentif tersebut. 

"Kami menyambut baik, jadi kami juga membantu kampanye. Kami berencana untuk menambah enam rute baru [dari luar negeri], jadi ini bisa menambah perjalanan ke Denpasar," katanya. 

Dia berharap adanya insentif tersebut bisa menambah okupansi Garuda khususnya ke Denpasar. 

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto mengatakan insentif tersebut bertujuan untuk mendorong pariwisata domestik untuk mengisi hal ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata Garuda Indonesia kementerian perhubungan maskapai penerbangan
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top