Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenperin Minta Tunda, Penertiban Truk ODOL Wajib Jalan Terus

Dengan demikian, zero ODOL di jalan tol benar-benar terwujud pada 2020 dan pemberantasan selanjutnya berfokus di jalan raya.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  20:02 WIB
 Truk sarat muatan melintas di jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha
Truk sarat muatan melintas di jalan Tol Lingkar Luar, Jakarta. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Operasi pemberantasan truk kelebihan muatan kelebihan dimensi atau over dimension over load (ODOL) wajib dilakukan di seluruh ruas jalan tol di Indonesia, kendati Kementerian Perindustrian meminta penundaan.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan pemberantasan truk ODOL di jalan tol harus terus berjalan.

"Jangan kendor semangat memberantas ODOL, walau ditentang Menteri Perindustrian. Abaikan saja surat permohonan Menperin," jelasnya kepada Bisnis.com, Selasa (11/2/2020).

Dia berharap agar aktivitas pemberantasan truk ODOL melalui razia berkala dan pemasangan sensor pengukur dimensi dan berat (weight in motion/WIM) harus dapat terlaksana di seluruh ruas jalan tol. Dengan demikian, zero ODOL di jalan tol benar-benar terwujud pada 2020 dan pemberantasan selanjutnya berfokus di jalan raya.

Baru-baru ini, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama dengan Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) melaksanakan operasi ODOL pada area tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang dan Dalam Kota. Target operasi penertiban ini berfokus pada kendaraan berat yang melebihi kapasitas dimensi ataupun beban.

Pada operasi ODOL yang dilaksanakan di tiga area tersebut, didapati 277 kendaraan yang melanggar, yaitu 241 kendaraan besar yang melanggar kelebihan kapasitas beban kendaraan, 34 kendaraan besar yang melebihi kapasitas dimensi, dan 2 kendaraan tanpa surat-surat.

Operasi ODOL tersebut bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti, Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) dan Dinas Perhubungan Kementerian Perhubungan.

Kendaraan yang terbukti melanggar, dilakukan penindakan berupa penilangan dan pengamanan. Operasi ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan para pengguna jalan, serta mempertimbangkan kelancaran lalulintas di jalan tol.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Truk ODOL mti
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top