Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

November 2019, Penjualan Eceran Tumbuh Melambat

Bank Indonesia menyatakan bahwa penjualan eceran tetap tumbuh positif pada November 2019 meskipun melambat dibandingkan penjualan pada bulan sebelumnya.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 10 Januari 2020  |  13:01 WIB
Pengunjung meninggalkan kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 17 Januari 2019. - REUTERS/Willy Kurniawan
Pengunjung meninggalkan kantor pusat Bank Indonesia di Jakarta, Indonesia, 17 Januari 2019. - REUTERS/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan bahwa penjualan eceran tetap tumbuh positif pada November 2019 meskipun melambat dibandingkan penjualan pada bulan sebelumnya.

Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2019 yang tumbuh 1,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan IPR Oktober 2019 sebesar 3,6 persen (yoy). 

Adapun komponen yang tetap tumbuh positifnya penjualan eceran ditopang oleh penjualan pada kelompok Suku Cadang dan Aksesori, kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Bank Indonesia menambahkan, penjualan eceran pada Desember 2019 diprakirakan tidak setinggi pencapaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.  Hal ini terindikasi dari pertumbuhan IPR Desember 2019 yang secara tahunan menurun sebesar 0,2 persen (yoy).

Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penjualan kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, serta kelompok Barang Lainnya. Hasil survei mengindikasikan tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang diprakirakan meningkat.

Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang meningkat menjadi 154,6, dari 149,2 pada bulan sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia indeks penjualan riil
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top