Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Stok BBM untuk Natal dan Tahun Baru Dipastikan Aman

Ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) hingga LPG selama Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru) dipastikan aman. 
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 18 Desember 2019  |  17:27 WIB
Stok BBM untuk Natal dan Tahun Baru Dipastikan Aman
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU, di Jakarta, Senin (9/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) hingga LPG selama Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru) dipastikan aman. 

Berdasarkan data PT Pertamina (Persero), ketahanan stok LPG mencapai 17 hari dengan volume 373.602 metric ton (MT) atau penyaluran per hari (daily offtake thruput/DOT) sebanyak 21.963 MT. Ketahanan stok gasoline (bensin) adalah selama 19 hari dengan volume total 2,99 juta kiloliter (kl) atau DOT 157.828 kl. 

Sementara itu, ketahanan stok gasoil (minyak solar) adalah selama 16 hari dengan volume total 1,26 juta kl atau DOT 77.991 kl. Adapun ketahanan stok avtur selama 15 hari dengan volume total 238.265 kl atau DOT 15.040 kl.

Senior Vice President Business Operation Pertamina Yanuar Budi mengatakan ketahanan stok tersebut sudah menyesuaikan dengan kondisi beroperasi sejumlah infrastruktur baru berupa ruas jalan Tol Palembang, Tol Bakauheni, Tol Japek Elevated, Tol Balikpapan-Samarinda, serta Tol Manado di Sulawesi. 

Menurutnya, untuk persiapan layanan khusus, seperti ruas tol baru yang belum memiliki fasilitas layanan distribusi BBM, Pertamina juga menyiapkan kios Pertamax di 4 titik, 19 titik motor kemasan, 132 titik SPBU kantong, dan 45 titik SPBU modular. 

Terdapat juga SPBE yang akan menyalurkan BBM dan LPG, yakni 638 stasiun. Pertamina juga menyiapkan 3.264 agen dan 32.258 pangkalan siaga.

"Kami dari Pertamina untuk tahun ini sudah sesuaikan dengan kondisi yang ada, di mana untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG selama Nataru. Kami mempertahankan kondisi stok," katanya, Rabu (18/12/2019).

Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa mengatakan puncak kebutuhan bensin akan terjadi pada H-1 Nataru atau pada 24 Desember 2019 dengan volume kebutuhan 120,01 kl. Puncak kedua kebutuhan bensin akan terjadi pada H+6, yakni 31 Desember 2019 dengan volume 124 kl.

Sementara itu, puncak kebutuhan solar akan terjadi pada H+13 nataru atau pada 7 Januari 2020 dengan volume 55,11 kl.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BBM
Editor : Lucky Leonard
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top