5 Berita Populer Ekonomi, Harga Cakalang Kian Lemah dan Garuda Hapus Kebijakan Memforsir Awak Kabin

Kabar harga cakalang kian lemah karena pasokan melimpah jadi berita terpopuler kanal Ekonomi, Rabu (12/11/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 11 Desember 2019  |  19:10 WIB
5 Berita Populer Ekonomi, Harga Cakalang Kian Lemah dan Garuda Hapus Kebijakan Memforsir Awak Kabin
Ikan cakalang - Bisnis/Rachman

1. Pasokan Melimpah, Harga Cakalang Kian Lemah

Pelaku usaha mengeluhkan penurunan harga cakalang atau skipjack tuna secara global akibat suplai tinggi yang tak sebanding dengan permintaan.

General Manager Indonesian Pole & Line and Handline Fisheries Association (AP2HI) Abdul Muis Sulaiman menjelaskan harga cakalang mengalami penurunan sejak 2 tahun ke belakang. Baca selengkapnya di sini

2. Akhirnya, Garuda Hapus Kebijakan Memforsir Awak Kabin

Manajemen maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah menghapus kebijakan penerbangan yang semula ditengarai memforsir awak kabin.

Kebijakan tersebut sebelumnya mengharuskan awak kabin melakoni penerbangan jarak jauh pergi-pulang nonsetop. Baca selengkapnya di sini

3. Pembangunan Kilang Bontang : Mitra Baru Berpeluang Masuk

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi sinyal pembangunan Kilang Bontang akan melibatkan investor dari Uni Emirat Arab.

Dalam proyek tersebut, PT Pertamina (Persero) telah bekerja sama dengan perusahaan migas asal Oman, yakni Overseas Oil and Gas (OOG) LLc. Baca selengkapnya di sini

4. Datangi KKP, Mendagri Malaysia Cari Solusi Soal Nelayan yang Ditahan

Pemerintah Malaysia berharap ada jalan keluar terkait penangkapan nelayan-nelayan negara tersebut karena diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Malaysia Tan Sri Dato’ Haji Muhyiddin saat menemui Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (9/12/2019). Baca selengkapnya di sini

5. Tarif Royalti Mineral Logam Berubah, Berlaku Mulai 25 Desember 2019

Pemerintah menetapkan ketentuan penerimaan negara bukan pajak baru pada sektor energi. Beberapa komoditas mineral logam, khususnya yang belum diolah, mengalami kenaikan tarif royalti secara signifikan.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2019, baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia, perikanan, tuna cakalang tongkol

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top