Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kementerian PUPR Tawarkan 3 Ruas Tol Pekan Depan

Penjajakan minat pasar menjadi ajang untuk memperkenalkan proyek jalan tol kepada calon investor.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 14 November 2019  |  18:02 WIB
Ilustrasi: Ruas Tol Solo-Ngawi terpantau masih lancar hingga H-4 Lebaran atau Sabtu (1/6/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019
Ilustrasi: Ruas Tol Solo-Ngawi terpantau masih lancar hingga H-4 Lebaran atau Sabtu (1/6/2019). - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berencana menggelar penjajakan minat pasar untuk tiga ruas tol pada pekan depan.

Partisipasi badan usaha dalam proyek infrastruktur diharapkan terus meningkat dalam 5 tahun ke depan.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko D. Heripoerwanto mengatakan bahwa penjajakan minat pasar menjadi ajang untuk memperkenalkan proyek jalan tol kepada calon investor.

Ketiga ruas tol yang akan diperkenalkan yaitu Solo—Yogyakarta—Kulon Progo, Yogyakarta—Bawen, dan jalan tol Maminasata di Makassar.

"Ada proyek yang solicited, ada yang unsolicited. Market sounding [penjajakan pasar] ini proses awal agar proyek-proyek ini diketahui oleh investor. Selanjutnya mereka bisa ikut bidding," ujarnya, Kamis (14/11/2019).

Proyek jalan tol Solo—Yogyakarta—Kulon Progo sudah memulai tahap prakualifikasi pada awal November 2019. Proyek jalan tol sepanjang 93,13 kilometer ini merupakan prakarsa konsorsium PT Adhi Karya (Persero) Tbk., Gama Group, dan PT Daya Mulia Turangga.

Dalam proses pelelangan, pihak pemrakarsa memiliki keistimewaan, yaitu hak menyamakan penawaran.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit menjelaskan bahwa penjajakan minat pasar bisa dilakukan bersamaan dengan tahap prakualifikasi. Tahap tersebut dibuka hingga Januari 2020.

"Ini untuk memperbanyak peminat [yang mau] investasi," jelasnya kepada Bisnis, Kamis (14/11/2019).

Bila tidak ada aral melintang, pekan depan tahap prakualifikasi ruas Yogyakarta—Bawen dan Cileunyi—Tasikmalaya—Cilacap juga akan dibuka.

Panjang kedua proyek jalan tol itu masing-masing 77 kilometer dan 184 kilometer. Adapun nilai investasi kedua proyek itu ditaksir masing-masing Rp13,56 triliun dan Rp53,60 triliun.

Sebelumnya, Danang mengungkapkan, sejumlah badan usaha sudah menyatakan minat untuk terlibat dalam pelelangan proyek tersebut. Bahkan, kalangan kontraktor dan lembaga keuangan asing juga turut menaruh minat.

Dalam catatan Bisnis, hingga November 2019, Kementerian PUPR telah membuka pelelangan dua proyek jalan tol.

Pertama, jalan tol Semarang—Demak yang menjadi prakarsa pemerintah (solicited) telah dimenangi oleh konsorsium PT PP (Persero) Tbk.

Kedua, jembatan tol Balikpapan—Penajam Paser Utara yang saat memasuki tahap prakualifikasi, ditinjau ulang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol bpjt
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top