Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Modern Industrial Estat Gandeng 4 Bank Syariah dan Barakah Taiwan Halal Hub

Barakah Taiwan Halal Hub merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar di Taiwan.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 13 November 2019  |  19:29 WIB
Kawasan ModernCikande Industrial Estate, Serang, Banten, yang dikembangkan oleh PT Modern Industrial Estat. - Bisnis
Kawasan ModernCikande Industrial Estate, Serang, Banten, yang dikembangkan oleh PT Modern Industrial Estat. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT Modern Industrial Estat, menjalin kerja sama dengan empat bank syariah yakni Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia untuk mendorong pengembangan lahan industri halal bernama Modern Halal Valley seluas 500 hektare di ModernCikande Industrial Estate, Serang, Banten,

Pada kesempatan yang sama, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. itu juga melakukan kerja sama dengan Barakah Taiwan Halal Hub yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar di Taiwan. 

Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) kedua kerja sama dilakukan di sela-sela acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Ke-6 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) bersama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) di Jakarta Convention Center, Rabu (13/11/2019). 

Hadir dalam acara penandatanganan nota kesepahaman itu antara lain Pascall Wilson, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat; Putu Rahwidhiyasa, Direktur Manajemen Resiko dan Kepatuhan PT Bank Syariah Mandiri; Dhias Widhiyati Direktur Bisnis SME & Komersial PT Bank BNI Syariah; Kokok Alun Akbar, Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Tbk.; Irvan Y. Noor, Chief of Corporate Banking Officer PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.; dan Nurundin N.H. Ting, Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan.

Pascall Wilson mengatakan bahwa kerja sama dengan perbankan syariah merupakan salah satu cara membentuk suatu ekosistem halal di Indonesia.

“Melalui kerja sama dengan perbankan syariah, maka pembiayaan kawasan halal dapat terakomodir dengan baik karena para investor dapat lebih nyaman berinvestasi di kawasan industri halal,” ujar Pascall melalui siaran pers.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa tujuan yang ingin dicapai dari kerja sama dengan perbankan syariah antara lain menciptakan suatu sinergi terkait dengan peningkatan pertumbuhan industri halal di Indonesia melalui pembiayaan dari perbankan syariah.

“Kerja sama mencakup pemanfaatan produk-produk dan jasa perbankan syariah. Konsumen dapat memanfaatkan produk perbankan syariah guna memperlancar pembiayaan atau pun pemanfaatan jasa perbankan lainnya yang ke depannya akan memudahkan konsumen untuk mengembangkan usahanya.”

Sementara itu, alasan yang mendasari dilakukannya kerja sama dengan Barakah Taiwan Halal Hub, tutur Pascall, lebih dikarenakan kawasan halal Taiwan merupakah satu kawasan halal terbesar di Asia dan banyak beroperasi industri yang menghasilkan produk-produk halal dan menjadi komoditas utama di negara itu.

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson (kiri) berfoto bersama Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan Nurundin N.H. Ting (kedua kiri) seusai penandatanganan nota kesepahaman./Bisnis

“Salah satu tujuan dari bekerja sama dengan kawasan halal di Taiwan karena kawasan halal tidak bisa berdiri sendiri. Harus saling terkait satu dengan lainnya sehingga ketersediaan produk halal di pasar dalam negeri dan internasional dapat tercukupi,” ujar Pascall.

Terkait dengan progres pengembangan kawasan Modern Halal Valley di ModernCikande Industrial Estate, Pascall menjelaskan bahwa saat ini masih dalam tahap pembangunan insfrastruktur jalan serta gedung pendukung lainnya.

“Untuk pemanfaatan lahan bagi tenant industri halal sendiri akan siap pada semester kedua tahun 2020,” kata Pascall.

Saat ini yang akan ditawarkan PT Modern Industrial Estat di kawasan pengembangan Modern Halal Valley berupa kaveling industri untuk produk makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetika, serta tidak menutup kemungkinan bagi jenis industri lain yang berkaitan dengan produk turunan halal.

“Ke depannya gudang logistik, ruko, serta perumahan dan dryport [pelabuhan daratan] akan segera kami bangun di kawasan halal,” kata Pascall.

Modern Halal Valley merupakan sebuah kawasan industri halal pertama dan terbesar di Indonesia seluas 500 hektare yang dikembangkan di dalam kawasan ModernCikande Industrial Estate yang dikembangkan dengan mengusung konsep lahan hijau.

Pada kesempatan terpisah, Freddy Chan, Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk. mengungkapkan bahwa tantangan global yang semakin meningkat memaksa industri properti untuk selalu menyesuaikan diri dengan dinamika perekonomian, gemuruh impor, dan ekspor serta bergejolaknya nilai tukar dolar AS.

Sepanjang 2019, ujarnya, Modernland Realty terus-menerus memperkuat kinerjanya di segmen residensial dan komersial dengan menawarkan produk-produk menarik dari segi harga dan fungsi.

Dia optimistis sektor properti akan mengalami peningkatan dikarenakan situasi politik dan ekonomi yang relatif stabil dan membaik.

“Pada tahun depan, seiring dengan sudah berjalannya susunan kabinet di pemerintahan yang sudah terbentuk, ditambah lagi dengan beberapa kebijakan yang berpihak pada kemudahan birokrasi dan juga perizinan, maka diproyeksikan pertumbuhan kawasan industri akan semakin meningkat,” kata Freddy.

Pascall mengungkapkan bahwa dari total lahan 3.175 hektare, luas lahan yang telah dikembangkan di ModernCikande Industrial Estate saat ini mencapai 40 persen dengan sisa pengembangan lahan sesuai dengan perizinan masih sekitar 1.500-an hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri modernland realty kawasan industri halal
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top