Kemenaker Bakal Perbanyak Job Fair Bagi Alumni Magang Jepang

Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan bursa kerja (job fair) bagi alumni pemagangan Jepang akan terus diperbanyak guna menjembatani kebutuhan akan tenaga kerja bagi perusahaan serta lapangan pekerjaan bagi para alumni pemagangan.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 06 November 2019  |  20:19 WIB
Kemenaker Bakal Perbanyak Job Fair Bagi Alumni Magang Jepang
Pencari kerja melintas di dekat stan sebuah perusahaan pada bursa kerja di Disnakertrans Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (19/4). - Antara/R Rekotomo

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan bursa kerja (job fair) bagi alumni pemagangan Jepang akan terus diperbanyak guna menjembatani kebutuhan akan tenaga kerja bagi perusahaan serta lapangan pekerjaan bagi para alumni pemagangan. 

Job fair ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia, dan juga tentunya hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang,” kata Direktur Bina Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Siti Kustiati, pada acara Job Fair Alumni Magang Jepang di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/11). 

Siti mengatakan selama ini Kemenaker terus mendorong pola pelatihan melalui skema pemagangan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Tujuannya untuk mempercepat peningkatan kompetensi peserta pelatihan melalui penguasaan teknologi terkini yang digunakan di dunia industri, serta penguasaan etos dan semangat kerja sesuai budaya kerja perusahaan yang berorientasi pada peningkatan produktivitas. 

“Sehingga, pelaksanaan program pemagangan memerlukan mitra kerja di dalam negeri maupun di luar negeri yang sepaham dengan misi Kemenaker,” katanya.

Dia menambahkan, pelaksanaan pemagangan luar negeri tidak dapat dilepaskan dari peran-serta institusi dan lembaga yang melakukan kemitraan. Masing-masing pihak harus mengedepankan azas kesetaraan, agar pelaksanaan pemagangan luar negeri tetap pada koridor hukum dan perundangan yang berlaku guna melindungi kepentingan bersama. 

“Pemagangan luar negeri tidak boleh dianggap sebagai pengiriman tenaga kerja ke luar negeri yang berorientasi mendapatkan penghasilan. Namun, pemagangan luar negeri dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kemampuan SDM agar dapat mendekati standar kompetensi industri multinasional, sehingga mampu bersaing di pasar kerja global,” imbaunya.

Job fair bagi alumni pemagangan Jepang ini diselenggarakan oleh PT OS Selnajaya Indonesia selaku pihak jasa human resource perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di Indonesia. Ia pun menyampaikan apresiasi serta harapan agar job fair tersebut dapat terus diadakan dan ditingkatkan dari sisi kualitas dan kuantitas.

“Acara job fair ini diharapkan dapat menghasilkan terobosan-terobosan baru dan kolaborasi antar alumni magang Jepang, sehingga dapat memperluas bidang usaha, meningkatkan perekonomian, serta memperluas kesempatan kerja,” kata Siti.

Job fair bagi alumni magang Jepang ini diikuti 9 perusahaan dari berbagai sektor usaha, diantaranya adalah industri dan propertyJob fair ini juga diikuti oleh 77 orang alumni program pemagangan ke Jepang.

Direktur PT OS Selnajaya Indonesia, Imron Munfaat, menyampaikan, job fair ini merupakan bentuk komitmen PT. OS Selnajaya Indonesia, yang tidak hanya fokus mengirimkan para pemagang ke Jepang saja, namun juga memperhatikan karir peserta pasca pemagangan. 

“Kami juga berharap, dengan adanya Job Fair ini dapat menjadi sarana berkarir bagi para alumni pemagangan. Demikian halnya bagi perusahaan yang hadir, Job Fair ini dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dan pengalaman dari industri negara maju,” ujar Imron.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenaker

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top