Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Unit The Bradfield 3 Royal Tajur Dibanderol Rp700 Jutaan

Tipe rumah yang dirilis berukuran 41/84, ditawarkan terbatas hanya 43 unit dan ditargetkan akan terjual habis pada November 2019.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  17:55 WIB
Perumahan di Royal Tajur Bogor. - Bisnis
Perumahan di Royal Tajur Bogor. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Manajemen Perumahan Royal Tajur Bogor menawarkan rumah baru dua lantai di klaster The Bradfield yang merupakan pengembangan tahap 3. 

Dibanderol dengan harga Rp700 jutaan, The Bradfield 3 membidik segmen pasangan muda (keluarga baru) yang membutuhkan rumah pertama.

General Manager Royal Tajur Hendra Gunawan mengatakan bahwa rumah The Bradfield 3 diluncurkan dengan mempertimbangkan kemampuan finansial keluarga muda yang saat ini permintaannya terus meningkat di Royal Tajur.

Dengan memperkecil luas tanah dan bangunan, harga The Bradfiel 3 dipatok Rp700 jutaan agar dapat dijangkau lebih banyak yang keluarga muda. Sebelumnya tahap 1 dan 2 rumah di The Bradfield ditawarkan mulai dari Rp1 miliar.

Menurutnya, proyek tahap 3 ini merupakan kelanjutan dari pengembangan klaster The Bradfield di lahan seluas 2,50 hektare dengan kapasitas pengembangan keseluruhan mencapai 200-an unit.

“Kami sudah pelajari kebutuhan hunian untuk pasangan muda. Ternyata mereka butuh rumah tak terlalu besar dan harga di bawah Rp1 miliar,” kata Hendra melalui siaran pers, Rabu (30/10/2019).

Sementara itu, Department Head Sales Royal Tajur Frans Hartono menjelaskan bahwa tipe rumah yang dirilis berukuran 41/84 (luas bangunan/luas tanah), ditawarkan terbatas hanya 43 unit dan ditargetkan akan terjual habis pada November 2019.

“Dari sounding marketing kami sebelum The Bradfield 3 ini diluncurkan secara resmi, sudah ada 10 unit yang terjual. Ternyata respons pasar sangat bagus untuk rumah landed di Royal Tajur seharga Rp700 jutaan. Dan untuk daya tarik penjualan proyek hunian lainnya yang di bawah harga rumah landed ini, kami meluncurkan program Kabinet #JKW untuk Royal Heights Apartment,” ujar Frans.

Kabinet #JKW yang dimaksud merupakan akronim dari Jaminan harga Bagus (harga mulai Rp418 juta), Keuntungan berlipat (OVO Cash, pulangan tunai 50 persen), dan Wilayah bisnis Kota Bogor (penghasilan sewa Rp78 juta).

Secara khusus, program ini ditawarkan untuk proyek apartemen Royal Heights Tajur yang tengah dibangun oleh manajemen perumahan Royal Tajur.

“Pembeli apartemen Royal Heights berpeluang mendapatkan hasil sewa dari unit yang mereka beli senilai Rp78 juta dalam 2 tahun penyewaan. Ini karena lokasi apartemen berada di daerah strategis di area bisnis Bogor dan dikelola sewa oleh partner kami startup co-living pertama di Indonesia Yukstay.com,” ujar Frans.

Dalam kesempatan itu, Royal Tajur juga menyertakan penjualan proyek yang sudah ada yang tengah dibangun di kawasan Royal Tajur, yaitu unit di klaster Aveburry dan The Prominence. Bahkan, untuk pembeli di dua klaster elite tersebut diberikan hadiah sepeda listrik. 

Manajemen Royal Tajur menawarkan kaveling sudut eksklusif dengan luas mencapai 200—332 meter persegi di klaster Avebury.  Dengan membeli lahan ini, pembeli mendapat bangunan rumah yang sudah tersedia di atasnya.

Proyek Perumahan  Royal Tajur memiliki kawasan pengembangan seluas 88 hektare dengan 12,50 hektar di antaranya sudah dikembangkan.

Keunggulan Royal Tajur, kata Frans, adalah kawasannya yang berkontur sehingga memberikan bukaan pada pemandangan pegunungan yang eksotis (Gunung Salak), serta dikelilingi hutan biotrop sehingga membuat penghuni perumahan tersebut akan mendapati suasana lingkungan yang dipenuhi dengan udara segar dan kenyamanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bogor perumahan klaster
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top