Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Berita Populer Ekonomi, Ekonom Berikan Surat Terbuka ke Presiden Terkait Revisi UU KPK dan Ini Cara Hong Kong Bangkitkan Kembali Ekonominya

Kabar Ekonom menolak RUU KPK dengan menyampaikan surat terbuka kepada Jokowi jadi berita terpopuler kanal Ekonomi hari ini, Kamis (17/10/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  18:58 WIB
Selembar kain hitam yang menutupi logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersibak saat berlangsungnya aksi dukungan untuk komisi tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/9/2019). - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Selembar kain hitam yang menutupi logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersibak saat berlangsungnya aksi dukungan untuk komisi tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/9/2019). - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

1. Ini Isi Surat Terbuka Ekonom Soal RUU KPK Kepada Presiden

Ekonom menolak Revisi Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (RUU KPK) dengan menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Revisi tersebut dinilai lebih buruk dibandingkan dengan UU sebelumnya, karena akan melemahkan KPK dan mengancam efektivitas pencegahan korupsi. Baca selengkapnya di sini

2. Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal

Sutinah (82) dan anaknya Eko Yuwono (59) baru saja keluar dari sebuah rumah sakit di bilangan Jatinegara, Jakarta Timur.

Eko membawa sebuah kantong kertas berisi sejumlah obat untuk penyakit Tuberkulosis (TBC) yang diidap ibunya. Baca selengkapnya di sini

3. Ini 85 Ekonom & Akademisi Yang Teken Surat Terbuka Tolak Revisi UU KPK

Para ekonom menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo terkait dengan penolakan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah membenarkan bahwa surat terbuka tersebut disampaikan para ekonom karena kegelihasan soal pengebirian peran KPK. Baca selengkapnya di sini

4. Begini Cara Menyelamatkan Ekonomi Hong Kong yang Runtuh

Di luar gejolak politik Hong Kong, tersimpan daftar panjang masalah ekonomi yang membayangi masa depan wilayah ini.

Carrie Lam, Pemimpin Eksekutif Hong Kong, pada Rabu (16/10/2019) meluncurkan lebih dari 220 inisiatif terkait perumahan, pasokan lahan, dan dukungan mata pencaharian. Baca selengkapnya di sini

5. Mal Kelas Menengah Atas Cepat Beradaptasi terhadap Perilaku Konsumen

Pusat perbelanjaan kelas menengah atas disebut sebagai yang paling cepat beradaptasi terhadap perubahan perilaku belanja dan gaya hidup konsumen saat ini.

Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan bahwa kehadiran dagang-el yang makin marak memang cukup memengaruhi perilaku belanja konsumen. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

farmasi revisi uu kpk
Editor : Surya Rianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top