Ada Pameran Industri Maritim Pada 16-18 Oktober, Masuk Pameran Gratis!

Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions IME 2019, menyatakan pameran dan konferensi industri maritim 2 tahunan itu kembali digelar di Indonesia pada 16-18 Oktober 2019, di Hall D-1, JlExpo Kemayoran.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  15:22 WIB
Ada Pameran Industri Maritim Pada 16-18 Oktober, Masuk Pameran Gratis!
Pameran transportasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Jumlah peserta pameran Indonesia Maritime Expo (IME) 2019 meningkat hingga 80 persen dibandingkan dengan ajang yang sama  pada 2017.

Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions IME 2019, menyatakan pameran dan konferensi industri maritim 2 tahunan itu kembali diselenggarakan di Indonesia pada 16-18 Oktober 2019, di Hall D-1, JlExpo Kemayoran.

Menurutnya, Reed Panorama Exhibitions (RPE) kembali menjadi penyelenggara bersama para pemangku kepentingan berhasil menjadikan IME sebagai agenda yang wajib 2 tahunan yang harus di kunjungi oleh para pelaku usaha industri maritim di Indonesia dan regional.

Dia menambahkan IME 2019 dapat menjadi jendela bagi dunia untuk mengetahui perkembangan Industri maritim di lndonesia.

"Pemerintah telah melakukan berbagai pembangunan di industri ini, untuk itu melalui acara ini kami ingin turut aktif mempromosikan industri maritim Indonesia ke mata dunia," katanya, Rabu (9/10/2019). 

IME 2019 yang akan digelar pada area seluas 1.200 m2, imbuhnya, akan menjadi tuan rumah lebih dari 100 peserta pameran dari tujuh negara yaitu Indonesia, Singapura, China, Belanda, Thailand, Yunani, Italia serta 4 pavilion negara (Belanda, Singapura, China dan Indonesia). Dia berharap IME 2019 dapat menjadi ajang pertemuan bagi 3.000 pengunjung dan delegasi dagang dari industri bahari.

Dia menegaskan pengunjung pameran tidak dipungut biaya untuk dapat turut berpartisipasi dalam agenda ini. Pendaftaran dapat dilakukan secara online.

Chwee yakin bisa mempertemukan para pengambil keputusan dan pelaku usaha terkemuka di industri maritim kelas dunia, baik dari dari sektor publik maupun swasta dalam suatu acara bertaraf internasional.

Acara itu diadakan oleh industri dan untuk industri agar dapat mendorong alih pengetahuan dan peluang pelatihan serta pekerjaaan di sektor maritim ini.

Selain pembangunan infrastruktur industri maritim, pemerintah juga akan mengoptimalkan pemanfaatan pasar dalam negeri sebagai base load untuk pengembangan industri perkapalan. "Namun, kita tahu masih banyak kendala yang dihadapi oleh industri seperti ketersediaan bahan baku, teknologi dan sumber daya masih menjadi pekerjaan rumah terpenting pemerintah," jelasnya.

Indonesia Maritime Expo 2019 telah memasuki tahun yang ke-7 dan perhelatan itu merupakan kerja sama antara Reed Panorama Exhibitions dan INSA (Asosiasi Pemilik Pelayaran Nasional Indonesia), lPERINDO (Ikatan Perusahaan lndustri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia) dan ABUPI (Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia).

Wakil Ketua Umum DPP INSA Darmansyah Tanamas menuturkan pihaknya sangat antusias dalam menyambut penyelenggaraan Indonesia Maritime Expo pada tahun ini.

"Tidak hanya sekedar membahas tentang update industri maritim saat ini, namun acara ini juga akan membahas tentang peluang
serta tantangan-tantangan yang ada dalam industri maritim," tuturnya.

Serangkaian agenda pertemuan dengan acara puncak konferensi maritim akan menghadirkan para pakar di industri maritim baik swasta dari dalam dan luar negeri, akademisi serta juga pemerintah sebagai regulator.

IME 2019 akan dilaksanakan bersamaan dengan Indonesia Transportations, Supply Chain and Logistic (ITSCL) 2019 yaitu pameran bergengsi yang fokus pada industri transportasi, supply chain, dan logistik. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
insa, reed panorama exhibition, maritim

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top