KA Bandara Beroperasi dari Stasiun Manggarai, Begini Tanggapan Penumpang

Alisaban (39) warga asal Bogor, Jawa Barat, menyatakan kehadiran KA Bandara membantu perjalanannya untuk lebih cepat sampai ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng di Tangerang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  09:14 WIB
KA Bandara Beroperasi dari Stasiun Manggarai, Begini Tanggapan Penumpang
Calon penumpang KA Bandara Soetta melakukan top up kartu langganan Personal Frequent Rider (Perfeq Rider) di Jakarta, Kamis (7/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Pengoperasian Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta dari Stasiun Manggarai Jakarta disambut gembira warga pengguna transportasi berbasis rel tersebut karena lebih mudah, cepat, nyaman dan bebas macet.

Alisaban (39) warga asal Bogor, Jawa Barat, menyatakan kehadiran KA Bandara membantu perjalanannya untuk lebih cepat sampai ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng di Tangerang. Selama ini, dia merupakan pengguna aktif transportasi berbasis udara, 

"Ini baru pertama saya turun di Manggarai, saya merasakan enak sekali. Kebetulan saya pengguna Commuter Line, jadi dari bandara langsung transit ke Manggarai," katanya saat ditemui di Stasiun Manggarai seperti dilaporkan Antara, Selasa (8/10/2019).

Sebelum KA Bandara Soekarno-Hatta dioperasikan, Alisaban menjelaskan hampir setiap bulan ke bandara menggunakan moda transportasi bus Damri dari Kota Bogor, Jawa Barat. "Kalau naik bus yang harus prepare waktu lama supaya enggak kena macet di jalan," paparnya.

Sejak KA Bandara Soekarno-Hatta dioperasikan dari Stasiun Sudirman Baru atau BNI City, dia mulai beralih dari bus ke kereta bandara. Hanya saja, akses menuju kereta bandara tidak semudah sekarang ini setelah diberangkatkan dari Stasiun Manggarai.

"Kalau dulu kan harus ke Sudirman dulu baru bisa ke bandara, sementara akses ke Sudirman dari Manggarai agak menunggu lama," katanya.

Dengan ada pemberangkatan kereta bandara di Stasiun Manggarai, Alisaban tidak perlu transit lagi cukup turun di Stasiun Manggarai.

Kemudahan serupa juga dirasakan oleh Richa (40) pengguna kereta bandara asal Kota Bogor. Menurutnya, kereta bandara memiliki kepastian waktu keberangkatan dan ketibaan yang membuat penumpang terasa nyaman.

Baginya kepastian waktu adalah kenyamanan yang dibutuhkan oleh pengguna transportasi. Tidak dikhawatirkan dengan kemacetan yang membuat perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng jadi tidak menentu.

"Perjalanan kereta itu lebih pasti jam berangkatnya dan tibanya, jadi kita lebih tenang saat di perjalanan," kata Richa yang hendak terbang ke Bangkok, Thailand.

Terhitung sejak 5 Oktober 2019, kereta bandara melayani mulai dari Stasiun Manggarai ke Bandara Soekarno-Hatta. Pengoperasian KA Bandara di Stasiun Manggarai diluncurkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Sebelumnya, kereta bandara hanya bisa dicapai melalui Stasiun Sudirman Baru atau BNI City, Stasiun Duri dan Stasiun Batu Ceper. Kini masyarakat khususnya pengguna KRL commuter Line asal Jabodetabek bisa mengakses layanan tersebut.

Pada hari peluncuran, Menteri Budi Karya Sumadi berharap pengoperasian KA Bandara dari Stasiun Manggarai dapat menjadi alternatif pilihan menuju Bandara Soetta sehingga terjadi peningkatan jumlah pengguna.

KA Bandara terdiri atas enam rangkaian kereta dengan kapasitas 227 tempat duduk, melayani 34 perjalanan setiap hari. Perjalanan KA Bandara tersedia setiap 30 menit sekali setiap harinya.

Dari Stasiun Manggarai dimulai dari pukul 05.10 WIB sampai dengan 21.40 WIB, sedangkan dari Stasiun Soekarno-Hatta perjalanan dimulai pukul 06.07 sampai dengan 22.37 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kereta bandara, railink

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top