Berita Bagus, Stasiun Manggarai Layani Penumpang KA Bandara Oktober Ini!

Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Heru Wisnu mengatakan bahwa KA Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng bisa menaikkan dan menurunkan penumpang dari Stasiun Manggarai. 
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 23 September 2019  |  19:36 WIB
Berita Bagus, Stasiun Manggarai Layani Penumpang KA Bandara Oktober Ini!
Kereta api bandara memasuki Stasiun Sudirman Baru, di Jakarta, Selasa (26/12/2017). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan memperkirakan stasiun kereta api bandara yang terletak di Stasiun Manggarai Jakarta Selatan sudah siap untuk dioperasikan pada awal Oktober 2019, seiring dengan kesiapan di bidang prasarana dan keselamatan.

Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Heru Wisnu mengatakan bahwa KA Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng yang dioperasikan Railink bisa menaikkan dan menurunkan penumpang dari Stasiun Manggarai. Selama ini, KA bandara hanya berhenti di Stasiun Manggarai tanpa melayani penumpang.

Pengujian untuk pengoperasian Stasiun KA Bandara Soekarno-Hatta di Manggarai telah dilakukan oleh Direktorat Prasarana dan Direktorat Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, sehingga stasiun ini dinyatakan layak untuk dioperasikan.

"Kami telah melakukan serangkaian pengujian prasarana, dan dinyatakan siap untuk dioperasikan," katanya, Senin (23/9/2019).

Heru menambahkan pengujian prasarana meliputi Gedung Utama Area KA Bandara dan Jembatan Penyeberangan Orang. Saat ini, Railink sedang memasang petunjuk (signage) untuk memudahkan penumpang.

Sementara itu, Direktur Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Zamrides mengatakan bahwa telah melakukan uji keselamatan (safety assessment) dan hanya kesalahan minor yang perlu diperbaiki.

“Yang kurang hanya pemberian tanda identifikasi naik dan turun pada eskalator, dan juga pembersihan area jembatan penyeberangan orang,” kata Zamrides.

Melalui kesiapan di bidang prasarana dan keselamatan yang telah dinyatakan Ditjen Perkeretaapian, imbuhnya, Stasiun Kereta Bandara Manggarai sudah siap untuk dioperasikan.

Pembangunan Stasiun KA Bandara di Manggarai, yang kontraknya dimulai pada Agustus 2015, merupakan bagian dari Paket A Pembangunan Double-Double Track (Jalur Dwi Ganda) Manggarai-Bekasi (Cikarang). 

Pembangunan jalur rel dwiganda untuk meningkatkan kapasitas jalur kereta api dengan memisahkan antara mainline atau kereta api jarak jauh dengan jalur KRL Commuter Line.

Semula di Stasiun Manggarai terdapat tujuh jalur aktif untuk melayani perjalanan kereta api dari enam arah yaitu mainline Jakarta Kota-Lintas Utama Jawa, KRL Jakarta Kota-Bogor, KRL Jakarta Kota-Bekasi, KRL Jatinegara-Bogor, KRL Feeder Duri-Manggarai, dan Lintasan Angkutan Barang, seperti Merak-Citayam-Nambo, Sukabumi-Kampung Bandan.

Semua operasi di atas berada dalam satu bidang, sehingga terjadi antrean untuk memasuki Stasiun Manggarai. Antrian itu mengganggu kelancaran arus penumpang dan barang karena jumlah penumpang kereta api terus meningkat. 

Pada awal pembangunan, pada 2014 sampai dengan 2016, jumlah penumpang sudah meningkat hampir dua kali lipat.

Pada 2016 rata-rata pengguna KRL per hari mencapai 850.000 dan rekor terbanyak yang dilayani dalam satu hari 931.082 penumpang, sehingga mendorong PT Kereta Commuter Indonesia menambah jumlah sarana yang beroperasi di Jabotabek, saat ini mencapai 881 perjalanan.

Penambahan perjalanan tersebut mengakibatkan meningkatnya antrian dan dapat menyebabkan berkurangnya tingkat pelayanan KRL. Oleh karena itu di Stasiun Manggarai dibuat bertingkat, untuk pemisahan jalur sehingga mengurangi antrian kereta masuk.

Nantinya, pengaturan Stasiun Manggarai akan diatur sebagai berikut, pertama, KA Main Line akan berakhir di Stasiun Manggarai dan sebagian di Pasar Senen, sehingga KRL tidak berpotongan dengan KA mainline di lintas tengah (Manggarai-Kota). Kedua, KA Mainline akan terpisah dengan KRL dari Bekasi dengan dibangunnya DDT dari Manggarai-Bekasi.

Ketiga, KRL Bekasi Line akan terpisah dengan KRL dari Bogor, Jakarta-Bogor akan berada di lantai III stasiun Manggarai, sedangkan Bekasi-Tanahabang-Jatinegara di Lantai I stasiun Manggarai. Keempat, KA Bandara akan beroperasi di Lantai I, dengan rute Manggarai-Duri-Batuceper- Bandara Soekarno Hatta. Kelima, Lantai II akan digunakan khusus untuk layanan penumpang dan komersial area.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt kai, kereta bandara, railink

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top