GESS Indonesia 2019 Dukung Perbaikan Kualitas Pendidikan di Tanah Air

Global Educational Supplies & Solutions (GESS) Indonesia 2019 resmi dibuka pada Rabu (18/9/2019) di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 18 September 2019  |  13:47 WIB
GESS Indonesia 2019 Dukung Perbaikan Kualitas Pendidikan di Tanah Air
Logo GESS Indonesia 2019

Bisnis.com, JAKARTA — Global Educational Supplies & Solutions (GESS) Indonesia 2019 resmi dibuka pada Rabu (18/9/2019) di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

Acara pameran dan konferensi pendidikan terbesar di Asia Tenggara ini direncanakan bertangsung selama tiga hari mulai dari 18 hingga 20 September 2019.

Ananto Kusuma Seta selaku staf ahli bidang inovasi dan daya saing Kemendikbud menuturkan adanya acara tersebut diharapkan bisa mendukung program pemerintah di sektor pendidikan.

“Kemendikbud menyambut baik kehadiran GESS Indonesia 2019 karena acara ini dapat membantu langkah pemerintah untuk memperbaiki kualitas tenaga pendidik di Indonesia, yang kemudian akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM lndonesia. Kami berharap akan muncul lebih banyak lagi kegiatan serupa GESS Indonesia ini di masa yang akan datang,” kata Ananto di JCC, Rabu (18/9/2019).

Sementara itu, managing director Tarsus Indonesia, Tri Turturi mengatakan GESS kali ini menghadirkan tren pendidikan terkini di dunia dengan menghadirkan ratusan produk inovatif penunjang pendidikan yang berasal dari 15 negara dengan 50% produk-produk tersebut berasal dari luar Indonesia.

“Kami mengundang para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam dunia pendidikan di Indonesia untuk menghadiri gelaran GESS lndonesia 2019,”kata Tri Turturi.

Selama tiga hari pelaksanaannya, GESS Indonesia 2019 juga akan menghadirkan lebih dari 100 sesi konferensi pendidikan yang dapat membantu pengembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Konferensi tersebut terbagi ke dalam lima stage yaitu GESS Talks, Leadership Stream, Edtech In Action, Innovation Stage. dan Future Learning.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pendidikan

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top