5 Berita Populer Ekonomi, UE Larang Sawit, Rapeseed & Soyabean Untuk Biodiesel dan Siapa Berpeluang di Posisi Dirjer Pajak?

Kabar semua penghasil minyak nabati yang dipanen (crop based) dilarang untuk biodiesel jadi berita terpopuler kanal Ekonomi hari ini, Kamis (8/8/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  19:54 WIB
5 Berita Populer Ekonomi, UE Larang Sawit, Rapeseed & Soyabean Untuk Biodiesel dan Siapa Berpeluang di Posisi Dirjer Pajak?
Pekerja membongkar muatan kelapa sawit dari truk di Salak Tinggi, di luar Kuala Lumpur, Malaysia. - Reuters/Samsul Said

1. Uni Eropa Larang Sawit, Rapeseed dan Soyabean Untuk Biodiesel

Dalam delegated act Uni Eropa perihal Renewable Energy Directive II (RED II) terungkap bahwa semua penghasil minyak nabati yang dipanen (crop based) dilarang untuk biodiesel.

Direktur Sustainability Relation Asian Agri Bernard A. Riedo mengatakan semua minyak nabati yang berasal dari tanaman musiman atau crop based akan dilarang untuk dipakai sebagai bahan pembuat bahan baku biodiesel. Baca selengkapnya di sini

2. Berebut Posisi Dirjen Pajak, Siapa Berpeluang?

Jika tak ada halangan, tak lama lagi posisi Robert Pakpahan sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak bakal berakhir.

Sejumlah nama mencuat, termasuk kabar yang diperoleh Bisnis.com, ada tiga pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan yang digadang-gadang punya kans besar untuk memimpin otoritas pajak. Baca selengkapnya di sini

3. Serikat Pekerja PLN Tolak Potong Gaji Karyawan

Kalangan serikat pekerja menolak PT PLN Persero memotong gaji karyawan sebagai kompensasi kepada masyarakat imbas pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu, 4 Agustus lalu.

Ketua Umum Serikat Pekerja PLN Indonesia Eko Sumantri mengatakan pihaknya belum mengklarifikasi tentang info itu. Baca selengkapnya di sini

4. Lagi, Sawit Indonesia Dihambat di Negeri Orang, Kali Ini di Jepang

Ekspor produk kelapa sawit Indonesia menuju Jepang, terkendala oleh adanya ketentuan sertifikasi yang diminta oleh negara tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdalifah Mahmud mengatakan, saat ini Jepang sedang gencar mencari produk nabati yang dapat dijadikan pengganti nuklir sebagai bahan bakar pembangkit listriknya. Baca selengkapnya di sini

5. Strategi Starbucks Hadapi Panasnya Kompetisi Bisnis Kopi di Indonesia

Maraknya kedai kopi yang bermunculan saat ini menimbulkan persaingan yang cukup ketat.

Industri startup kopi seperti Fore Coffee, Kedai Kopi Tuku, Kopi Kenangan dan lainnya pun menjadi pesaing berat ritel kopi konvesional seperti Starbuck, Coffee Bean hingga Excelco. Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pajak, minyak sawit

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top