Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Milenial, Kini Saatnya Kalian Miliki Rumah!

Cara membeli rumah dengan gaji Rp8 juta sangat mudah dengan memanfaatkan program pemerintah melalui LTV, cicilan KPR dengan momen saat ini yang memiliki bunga yang lebih rendah sehingga cicilan lebih terjangkau, serta menggunakan program pemerintah lainnya.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  08:42 WIB
Rumah minimalis - Istimewa
Rumah minimalis - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan mengatakan bahwa bagi para konsumen yang ingin membeli rumah, saat ini adalah kondisi termudah untuk mendapatkannya.

Hal ini disebabkan adanya peluncuran kebijakan pemerintah yang memudahkan kepemilikan rumah sehingga menjadi lebih fleksibel.

Ike menuturkan bahwa selama ini, kendala utama untuk membeli rumah adalah  uang muka atau down payment (DP) yang terlalu besar, bahkan dengan gaji yang belum tentu mencapai DP yang ditentukan.

Dengan aturan rasio loan to value (LTV) yang memudahkan para pembeli rumah pertama, lanjut Ike, serta adanya penurunan bunga acuan BI7RR yang telah diturunkan oleh Bank Indonesia, kendala-kendala tersebut sudah seharusnya teratasi.

LTV ratio adalah rasio yang digunakan oleh bank konvensional untuk mengukur sebesar apa pinjaman yang bisa diberikan kepada nasabah, dalam hal ini berkaitan dengan kredit properti.

"Ketika fresh graduate baru memulai bekerja, ada baiknya untuk mulai memikirkan untuk membeli rumah. Karena di masa muda, ketika masih lajang atau belum punya anak, beban keuangan belum terlalu besar," ujarnya melalui siaran pers, Minggu (28/7/2019).

Berbeda halnya ketika pekerja sudah menikah serta telah memiliki anak yang dipastikan kebutuhan finansial akan semakin besar.

Ike menuturkan bahwa jika ditambah dengan biaya cicilan rumah, beban finansial akan semakin besar sehingga kebutuhan membeli rumah akhirnya dikorbankan dan mengandalkan tinggal bersama di rumah orang tua.

Berdasarkan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2019, generasi muda memiliki minat paling besar untuk membeli properti.

Generasi muda dengan usia 21 tahun hingga 29 tahun dengan latar belakang para fresh graduate yang baru mulai bekerja memiliki minat tertinggi dalam membeli properti yakni sebanyak 71 persen. Sementara itu, responden pada kelompok usia 30 tahun—39 tahun menempati posisi kedua dengan persentase sebesar 60 persen.

Adapun, generasi muda yang berusia diatas 39 tahun memiliki minat yang lebih rendah yakni sebanyak 59 persen, di atas 50 tahun sebanyak 58 persen, serta di atas 60 tahun sebanyak 40 persen.

Ike menuturkan bahwa cara membeli rumah dengan gaji Rp8 juta sangat mudah dengan memanfaatkan program pemerintah melalui LTV, cicilan KPR dengan momen saat ini yang memiliki bunga yang lebih rendah sehingga cicilan lebih terjangkau, serta menggunakan program pemerintah lainnya.

Sementara itu, jika mengacu pada hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019, jenis pembiayaan yang dipilih berdasarkan usia, peminat cicilan syariah paling banyak dari kalangan berusia di bawah 40 tahun atau generasi milenial.

Sebanyak 52 persen milenial muda dan 50 persen milenial tua memilih menggunakan KPR syariah dalam proses pembelian rumahnya, sedangkan responden yang berusia 40 hingga 49 tahun hanya 36 persen dari mereka yang memilih KPR Syariah dan 50 persen responden usia 50 hingga 59 tahun memilih KPR Syariah.

Menurut Ike, generasi Z dan milenial memang paling bersemangat membeli properti, tetapi mereka masih memiliki pengalaman dan informasi yang minim. Pengembang dapat memberi bantuan informasi hingga pengurusan pengajuan KPR. Sesuaikan strategi pemasaran dengan karakter milenial yang dinamis, technology-minded, dan menyukai desain yang unik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga rumah ltv rumah milenial
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top