Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ganti Kemasan, Diamond Fresh Tampil Lebih Segar

Bisnis.com, JAKARTA - Diamond Group meluncurkan kemasan baru salah satu produknya, Diamond Fresh Milk dalam event Food Hotel Indonesia (FHI) yang berlangsung di Kemayoran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juli 2019  |  20:04 WIB
Diamond Fresh Milk Ganti Kemasan Baru/ - Istimewa
Diamond Fresh Milk Ganti Kemasan Baru/ - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Diamond Group meluncurkan kemasan baru salah satu  produknya, Diamond Fresh Milk dalam event Food Hotel Indonesia (FHI) yang berlangsung di Kemayoran.

Desain kemasan Diamond Fresh Milk baru yang diluncurkan itu secara grafis tampil lebih segar dengan warna latar biru cerah dengan ilustrasi susu dalam gelas. Sebelumnya, Diamond Fresh Milk hanya menampilkan visual peternakan sapi.

Penggantian kemasan tersebut dikatakan GM Brand & Equipment Diamond Group, Yun Primawan, untuk memperkuat filosofi fresh from farm to glass, yang diusung Diamond Group. Artinya kualitas susu segar & nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga.  

“Selain kualitas bahan baku & teknologi produksi, kami mengoperasikan jaringan distribusi sendiri untuk penyimpanan dan transportasi berpendingin yang didesain khusus untuk produk segar,” ujar  Yun Primawan.

Yun juga memastikan produknya selalu terjaga dalam penanganan di ruang dengan rentang suhu 0- 4 derajat celcius. Penangangan dalam rentang suhu ini adalah faktor terpenting dalam menjaga kualitas produk susu. 

“Dengan kendali penuh atas proses dari bahan baku sampai ke tangan konsumen, nutrisi susu (terjaga Vitamin A, D, E & calcium) dalam produk Diamond Fresh Milk yang diterima konsumen tetap terjaga,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, ahli pangan IPB Dr. Ing. Azis Boing Sitanggang memaparkan cara penanganan susu yang baik dan aman, mulai dari produksi hingga sampai ke tangan konsumen. Hal pertama yang harus menjadi perhatian konsumen adalah mengetahui jenis susu.

“Hal pertama yang harus diperhatikan konsumen adalah mengetahui jenis susu yang dibeli, apakah termasuk jenis susu sterilisasi atau susu segar atau yang juga dikenal dengan istilah pasteurisasi,” ujarnya.

Susu pasteurisasi adalah susu yang dalam prosesnya tidak dimaksudkan untuk membunuh seluruh mikroorganisme pada makanan. Sedangkan susu sterilisasi (UHT) terlebih dahulu dipanaskan selama 2-3 detik pada suhu 135 derajat celcius sampai 150 derajat celcius dan segera didinginkan sampai 4-5 derajat celcius. Sehingga semua kuman atau mikroorganisme termasuk bakteri dihancurkan oleh suhu ultra tinggi.

Dalam proses penyimpanannya pun, kedua jenis susu ini harus diperlakukan secara berbeda. Susu yang disterilisasi aman disimpan di suhu ruang. Meski demikian, apabila kemasannya sudah dibuka susu harus segera disimpan di dalam kulkas. Sementara susu segar, harus senantiasa disimpan pada suhu 4° C untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme. 

“Apabila membeli susu segar dari supermarket, sebisa mungkin harus segera disimpan di dalam kulkas, meskipun kemasannya belum dibuka,” ujar Azis.

Diamond Fresh Milk, seperti namanya tergolong sebagai produk susu segar. Oleh karena itu, konsumen diharapkan senantiasa menyimpan produk pada suhu yang dianjurkan yaitu  4° C.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemasan
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top