Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bappenas Susun Tiga Skenario Pertumbuhan Ekonomi 2020-2024

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan pihaknya telah menyusun tiga skenario pertumbuhan ekonomi.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  11:29 WIB
Bappenas menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 di Hotel Double Tree, Jakarta, Rabu (24/7 - 2019).
Bappenas menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 di Hotel Double Tree, Jakarta, Rabu (24/7 - 2019).

Bisnis.com, JAKARTA -- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan pihaknya telah menyusun tiga skenario pertumbuhan ekonomi.

"Tiga skenario itu rata-rata 5,4%, lalu 5,7%, dan 6,0%," ujar Bambang di Hotel DoubleTree, Rabu (24/7/2019).

Adapun kunci peningkatan pertumbuhan ini antara lain; peningkatan pendidikan, peningkatan investasi, perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan perbaikan pasar tenaga kerja.

Bambang mengatakan dalam 5 tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi juga tak bisa hanya bertumpu pada konsumsi rumah tangga. Dia menyebut 2020-2024 semua kementerian dan lembaga harus mendorong investasi 7,3% sampai 8%.

Untuk mendorong itu, Bambang berpesan agar semua kementerian, instansi, dan lembaga untuk memangkas regulasi dan mempercepat reformasi birokrasi. Dia mengingatkan salah satu hambatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah karena inefisiensi regulasi.

Secara umum Bappenas menggambarkan 2020-2024, PDB dari sisi produksi industri bertumbuh 5,3% sampai 7,0%. PDB untuk pertanian ditargetkan 3,8%-3,9%. PDB sisi produksi pertambangan 1,7%-1,9%. PDB sisi produksi listrik 4,4%-4,8%. PDB sisi konstruksi berkisar 5,8%-6,2%.

Untuk PDB dari sisi transportasi tumbuh 7,2%-7,3%. PDB sisi produksi informasi dan komunikasi tumbuh 7,4%-8,2%. PDB sisi produksi jasa keuangan tumbuh 6,3%-7,2%. Untuk PDB sisi produksi perdagangan tumbuh kisaran 5,5%-6,2%.

Sementara itu, gambaran PDB pengeluaran sepanjang 2020-2024 dari Bappenas, konsumsi rumah Tangga dan LNPRT 5,1%-5,3%.

PDB pengeluaran sektor konsumsi pemerintah hanya bisa tumbuh 4,8%-5,8%. PDB pengeluaran untuk sektor investasi diharapkan tumbuh 7,3%-8,0%. Untuk ekspor tumbuh 5,3%-7,7%, sedangkan impor berkisar 5,6%-7,2%.

Untuk Tingkat Kemiskinan 2020-2024 berkisar 6,5%-7,0%. Untuk Indeks Gini Rasio diprediksi kisaran 0,370-0,374.

Untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berkisar 4,0%-4,6%. Sementara itu, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan 75,54.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas Pertumbuhan Ekonomi
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top