Ro-ro Dumai - Malaka Dijadwalkan Beroperasi Awal 2020

Kapal roll on-roll off rute Dumai-Malaka ditargetkan mulai beroperasi awal 2020 setelah nota kesepahaman antara Indonesia dan Malaysia ditandatangani akhir tahun ini.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 13 Juli 2019  |  22:14 WIB
Ro-ro Dumai - Malaka Dijadwalkan Beroperasi Awal 2020
Terminal penumpang Pelabuhan Dumai di Riau. - YouTube

Bisnis.com, JAKARTA – Kapal roll on-roll off rute Dumai (Riau, Indonesia) - Malaka (Malaysia) ditargetkan mulai beroperasi awal 2020 setelah nota kesepahaman antara keua negara ditandatangani pada akhir tahun ini.  

Rencana baru itu dikemukakan oleh Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Umar Aris seusai melakukan kunjungan kerja sekaligus pengecekan kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan di Dumai, Riau, Sabtu (13/7/2019).

"Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan pelayarannya dalam rangka merealisasikan rute Dumai-Malaka," katanya melalui siaran pers.

Umar beserta rombongan mengecek langsung di dua pelabuhan di Dumai, yakni pelabuhan PT Pelindo I cabang Dumai dan Pelabuhan Dumai Berseri yang dioperasikan oleh Pemkot Dumai dan Pemprov Riau. 

"Secara fisik masih terdapat kelebihan dan kekurangan dari kedua pelabuhan tersebut. Untuk pelabuhan Pelindo I, baik sarana prasarana imigrasi, bea cukai, karantina, keamanan, fasilitas parkir, dan terminal penumpang sudah memadai, tetapi masih menyatu dengan terminal lain yang melayani barang dan curah cair tidak khusus," ujar Umar.

Adapun Pelabuhan Dumai Berseri memadai dari segi kedalaman, terminal penumpang, fasilitas parkir, gedung kantor pelayanan dan selama ini sudah melayani kapal ro-ro rute Dumai-Rupat. Namun, pelabuham harus dilengkapi pelayanan bea cukai, imigrasi, serta karantina dan keamanan (CIQP), sebagai syarat untuk melayani rute internasional. 

"Tentunya apabila rute Dumai - Malaka ini segera dibuka akan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama sektor perdagangan dan pariwisata," jelas Umar.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Wisnu Handoko mengatakan setiap instansi akan menginventarisasi jenis komoditas dan penumpang serta kendaraan yang akan masuk dan keluar dari Malaysia dan Indonesia dengan prinsip saling mendukung (resiprokal).

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sudah menyatakan kesiapannya untuk menyediakan kapal ro-ro sesuai dengan ketentuan. Perseroan juga siap bekerja sama dalam pengelolaan pelabuhan dengan pemda dengan mekanisme business to business.

Pemerintah akan mengawali dengan mengangkut kendaraan pribadi tujuan wisata dan kendaraan bertonase kecil untuk memastikan program ro-ro Dumai- Malaka sudah bisa dimulai pada awal 2020.  

"Untuk itu, tidak harus dengan kapal dan dermaga yang  besar agar bisa dimulai sesuai target sambil melakukan persiapan fasilitas yang lebih besar di sisi laut dan daratnya," ujar Wisnu.

Ro-ro Dumai-Malaka merupakan bentuk komitmen mewujudkan konektivitas antarnegara di Asia Tenggara, sebagaimana hasil pertemuan 3rd Task Force Melaka-Dumai Ro-Ro Ferry Operation Meeting yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, April 2019.

Terkait dengan standard operasi dan prosedur (SOP) customs, immigration, quarantine and security (CIQS), Indonesia dan Malaysia sepakat harus melaksanakan persyaratan CIQS yang selama ini diterapkan masing-masing. Kedua negara tidak akan merancang SOP atau peraturan baru dan hanya akan menyamakan SOP di pelabuhan masing-masing.

“Semua departemen CIQS akan bekerja sama dengan operator pelabuhan masing-masing dan nantinya mendapatkan tinjauan dan umpan balik terkait persyaratan teknis dan administrasi,” kata Wisnu.

Dia melanjutkan rute Dumai-Malaka ini merupakan salah satu proyek prioritas dalam The Master Plan on Asean Connectivity dan Brunei Action Plan.

Berikutnya, Indonesia akan menyampaikan kesiapan rute Dumai - Malaka pada pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 19 - 20 Juli 2019 di Palembang, Sumatra Selatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asdp, Dumai-Malaysia

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top