Sejumlah Proyek Transportasi Ditawarkan ke Swasta Tahun Depan

Sejumlah proyek di Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan siap dikerjasamakan dalam skema proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada 2020 .
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  16:59 WIB
Sejumlah Proyek Transportasi Ditawarkan ke Swasta Tahun Depan
Ilustrasi - Kegiatan jembatan timbang di Sumatra Utara (Sumut). - Bisnis/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah proyek di Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan siap dikerjasamakan dalam skema proyek Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) pada 2020 mendatang.

Sekretaris Direktorat Perhubungan Darat Cucu Mulyana menuturkan bahwa terdapat tiga proyek utama yang akan menggunakan skema KPBU dan penyelesaiannya persiapannya dilakukan hingga 2020 mendatang.

Ketiga proyek utama tersebut berkaitan dengan pembangunan dan renovasi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB)  atau jembatan timbang, pengembangan terminal tipe A, serta pembangunan pelabuhan penyeberangan.

"Saat ini diantaranya ada yang perkembangannya pada tahap penyusunan final business case [FBC] dan proses transaksi. Pada 2020 akan diusulkan penyusunan kelengkapan dokumen KPBU antara lain penyusunan dokumen lingkungan," terangnya kepada Bisnis, Rabu (26/6/2019).

Dia bercerita pengembangan jembatan timbang melalui skema KPBU terutama yang berada di Sumatra dan Jawa, di antaranya jembatan timbang Tanjung di Kabupaten Brebes, Subah di Kab. Batang, Guyanagan di Kab Nganjuk, Blambangan Umpu di Kab Lampung Utara, Merapi di Kab. Lahat, Muara Tembesi di Kab Batanghari.

Saat ini perkembangannya masih menyusun dokumen FBC atau kajian akhir studi kelayakan yang nantinya diusulkan melalui dalam project development facility (PDF) atau fasilitas penyiapan proyek dan berujung pada penawaran invesatasi dalam skema KPBU atau public private partnership (PPP).

Selain jembatan timbang, ada rencana pengembangan terminal Tipe A di Jawa Tengah, yakni Terminal Tegal, Bobotsari, Tidar dan Terminal Tingkir. Pada 2020 mendatang diusulkan untuk ditawarkan ke para investor.

Sementara itu, Terminal Tipe A di Jawa Timur yang tengah disiapkan untuk skema KPBU yakni Terminal Kembang Putih, Osowilangun, Purabaya dan Terminal Sritanjung yang pada 2020 mendatang diusulkan penyusunan studi pendahuluan atau outline business case (OBC).

Proyek pengembangan Terminal Tipe A lainnya yakni yang berada di Kalimantan, seperti Terminal Singkawang, Sei Ambawang, Wa Gara, Seberang, Batu Ampar dan Terminal Gambut, yang diusulkan penyusunan studi pendahuluannya pada 2020.

Selain itu, pembangunan Pelabuhan Penyeberangan di Provinsi Papua Barat, saat ini tengah disiapkan dokumen FBC dan akan segera ditawarkan pembangunannya ke investor dalam waktu dekat.

Sayangnya, Cucu belum dapat bercerita banyak mengenai besaran belanja modal yang diperlukan guna menyelesaikan berbagai proyek tersebut karena masih dalam tahap penyiapan.

Adapun, salah satu proyek Ditjen Perhubungan Darat yang sudah ditawarkan ke publik yakni pembangunan proving ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi.

Proyek ini merupakan pembangunan proving ground dengan fasilitas pengujian kendaraan bermotor di luar ruangan yang dapat membuat simulasi sesuai dengan kondisi jalan yang sebenarnya. Total investasi yang dibutuhkan sebesar Rp 1,7 triliun dengan internal rate return (IRR) sekitar 15%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi, Kemenhub, swasta, KPBU

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top