Mulai 8 Juni 2019, KA Walahar dan Jatiluhur Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran

PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan perubahan pola operasi dua kereta api lokal, yakni KA Walahar relasi Tanjung Priok--Puwakarta dan KA Jatiluhur relasi Tanjung Priok--Cikampek (PP).
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  00:45 WIB
Mulai 8 Juni 2019, KA Walahar dan Jatiluhur Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran
Kereta api - ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA - PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan perubahan pola operasi dua kereta api lokal, yakni KA Walahar relasi Tanjung Priok--Puwakarta dan KA Jatiluhur relasi Tanjung Priok--Cikampek (PP).

Perubahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan penumpang, terutama di masa Angkutan Lebaran 2019. Pada masa ini volume penumpang mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Adapun, bentuk perubahan pola operasi adalah mulai 8 Juni 2019 KA Walahar dengan tiga perjalanan per hari dan KA Jatiluhur dengan empat perjalanan per hari tidak akan berhenti di Stasiun Kemayoran seperti biasanya.

Dengan adanya perubahan pola operasi ini, KAI Daop 1 Jakarta akan mulai menghentikan penjualan tiket dari dan menuju Stasiun Kemayoran setelah perubahan pola operasi dilakukan.

“Terhitung hari ini KAI Daop 1 Jakarta mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait perubahan pola operasi KA lokal di Stasiun Kemayoran. Hal ini kami lakukan untuk mengedepankan keselamatan naik-turun penumpang di stasiun ini,” kata Eva Chairunisa, Senior Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, melalui keterangan resmi, Senin (3/6/2019).

Dengan perubahan pola operasi tersebut, calon penumpang dari Jakarta yang ingin menuju Purwakarta dan Cikampek dan sebaliknya dengan KA Walahar dan Jatiluhur dapat melalui stasiun Tanjung Priok, Cikarang, dan Tambun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kereta api

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top