JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Ini Alasan Pemudik Pilih BBM Oktan Tinggi

Demi menjaga performa mesin kendaraan, pemudik lebih memilih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) beroktan tinggi, seperti Pertamax Turbo, Pertamax, dan Dex.
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Ini Alasan Pemudik Pilih BBM Oktan Tinggi Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali | 03 Juni 2019 21:50 WIB
JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019: Ini Alasan Pemudik Pilih BBM Oktan Tinggi
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (tengah) didampingi Direktur Pemasaran Masud Khamid (kanan) mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pada mobil konsumen saat sidak ke SPBU Unsil, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (10/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, BANYUWANGI - Demi menjaga performa mesin kendaraan, pemudik lebih memilih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) beroktan tinggi, seperti Pertamax Turbo, Pertamax, dan Dex.

Suryo (48), salah satu pemudik dari Banyuwangi yang menuju Surabaya, memilih menggunakan Dex. Hal ini dikarenakan penggunaan BBM beroktan tinggi lebih nyaman selama perjalanan mudik ke kampung halaman.

"Soalnya kalau pakai oktan yang rendah mobil saya takutnya rusak. Biar aman pakai Dex," katanya kepada Tim Jelajah Bisnis, Senin (3/6/2019).

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan BBM beroktan tinggi semakin diminati. Misalnya saja, Pertamax Turbo tercatat mengalami kenaikan tertinggi hingga 23%. Konsumsi harian Pertamax Turbo naik hingga menembus 650 ribu liter.

Kenaikan tinggi juga terjadi pada BBM beroktan tinggi jenis Pertamax dan Dex. Pertamax mengalami kenaikan 11 % dibanding konsumsi rata-rata harian normal serta Dex tercatat mengalami kenaikan hingga 15 % dari rata-rata harian normal.

“Pada H-2, BBM berkualitas dan ramah lingkungan yang diproduksi Pertamina banyak diminati pemudik. BBM beroktan tinggi mampu menjaga performa mesin tetap prima sehingga mendukung untuk perjalanan jauh. BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo memiliki spesifikasi tinggi sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan saat ini,” ujarnya.

Sementara, kenaikan konsumsi Dex pada H-2 Lebaran lebih tinggi 7% dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Fajriyah menyampaikan untuk mengamankan stok BBM selama arus mudik, Pertamina terus meningkatkan ketahanan stok BBM nasional dalam kondisi lebih dari cukup di atas rata-rata stok nasional yang dipersyaratkan.

“Pertamina juga menyiapkan stok yang cukup di sepanjang jalur mudik, termasuk di 62 titik layanan tambahan Non SPBU seperti SPBU Modular maupun Kios Pertamina Siaga,” jelasnya.

(Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, pertamax

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top