Beli Rumah, Milenial Belum Punya Perencanaan Matang

Generasi milenial mempunyai strategi sendiri dalam mengumpulkan uang untuk membeli rumah. Sebanyak 51 persen milenial menggunakan strategi menabung sebisanya, sementara yang menabung secara rutin ada 49 persen.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 28 Mei 2019  |  16:59 WIB
Beli Rumah, Milenial Belum Punya Perencanaan Matang
/Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Generasi milenial menjadi konsumen yang paling antusias membeli rumah dalam enam bulan ke depan, dengan preferensi hunian kisaran harga menengah dan dekat dengan transportasi umum.

Namun, generasi ini masih belum memiliki perencanaan yang matang dalam rencana membeli rumah.

"Pemangku kepentingan properti harus bersama-sama mengedukasi generasi milenial perihal rumah sebagai kebutuhan primer dan memberikan edukasi mengenai pentingnya memiliki rumah sedini mungkin,” demikan hasil riset rumah.com dalam rilis yang diterima Bisnis (28/5/2019).

Riset Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019 itu diikuti 1.000 responden dari kota-kota di seluruh Indonesia. Sebanyak 69 persen responden berasal dari rentang usia milenial (22-39 tahun) yang terdiri dari 34 persen milenial muda (kelahiran 1990-1997), sedangkan 35 persen-nya adalah milenial tua (kelahiran 1982-1989).

Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan menjelaskan bahwa berdasarkan risetnya, tak banyak porsi penghasilan tambahan yang dianggarkan oleh generasi milenial untuk membeli rumah, seperti saat lebaran seperti ini dimana kebanyakan pekerja memperoleh Tunjangan Hari Raya. Sebanyak 70 persen responden hanya menganggarkan kurang dari 25 persen bonus tahunannya untuk membeli rumah.

Berdasarkan hasil riset Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019, responden pencari rumah pertama baru berniat memiliki rumah sendiri setelah menikah. Itulah sebabnya, rencana beli rumah maupun usia saat keluar dari rumah orang tua berada pada rentang usia akhir 20an. Sementara pencari rumah pertama fokus pada rumah untuk keluarga kecil tanpa atau dengan satu anak.

Generasi milenial mempunyai strategi sendiri dalam mengumpulkan uang untuk membeli rumah. Sebanyak 51 persen milenial menggunakan strategi menabung sebisanya, sementara yang menabung secara rutin ada 49 persen.

Sedangkan sebanyak 12 persen dari total responden milenial yang berencana membeli rumah mengaku memiliki lebih dari satu pekerjaan demi mewujudkan rencana mereka tersebut.

Ike juga menjelaskan bahwa berdasarkan Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019, generasi milenial menjadi responden yang paling antusias untuk membeli rumah dalam enam bulan ke depan. Preferensi mereka adalah hunian dengan kisaran harga menengah dan dekat dengan transportasi umum.

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019 menunjukkan responden dengan rentang usia 28-30 tahun adalah yang paling banyak memiliki rencana untuk mulai tinggal sendiri dan pindah dari rumah orangtua mereka.

“Generasi milenial yang berencana keluar dari rumah orang tua dalam enam bulan ke depan, tidak semuanya serta-merta membeli rumah. Dua puluh lima persen diantaranya memilih untuk mengontrak daripada membeli rumah sendiri,” ujarnya.

Saat ini sebanyak 24 persen persen responden masih tinggal dengan orang tua mereka, di mana 82 persen di antaranya mempunyai rencana untuk keluar dari rumah orang tua mereka. Dari total generasi milenial yang menjadi responden, sebagian besar sudah tinggal sendiri. Sementara itu, mayoritas dari mereka yang masih tinggal bersama orang tua berencana keluar dari rumah orang tua dalam enam bulan ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasar properti, rumah milenial

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top