WISATA AIR : Mengitari Keindahan Sungai Musi dengan Ketek

Kota Palembang sejauh ini sangat identik dengan wisata kulinernya yang sudah cukup dikenal di seluruh Indonesia.
Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019
Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019 - Bisnis.com 03 Mei 2019  |  19:52 WIB
WISATA AIR : Mengitari Keindahan Sungai Musi dengan Ketek
Sejumlah perahu motor kecil berjajar di pinggiran sungai. Perahu yang biasa disebut ketek tersebut siap mengantar wisatawan untuk menyusuri Sungai Musi. - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Bisnis.com, PALEMBANG - Kota Palembang sejauh ini sangat identik dengan wisata kulinernya yang sudah cukup dikenal di seluruh Indonesia. Namun, belum pas rasanya bila tidak menjajal wisata air Sungai Musi.

Bila mengunjungi Benteng Kuto Besak maupun Jembatan Ampera yang berada dekat dengan Sungai Musi, kita bisa melihat banyak perahu motor kecil yang berjajar di pinggiran sungai. Perahu yang biasa disebut ketek tersebut siap mengantar wisatawan untuk menyusuri Sungai Musi.

Nasir, salah seorang pengemudi ketek, mengatakan kebanyakan wisatawan mengincar Pulau Kemaro untuk didatangi. Adapun pulau tersebut merupakan sebuat delta kecil di Sungai Musi yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Jembatan Ampera.

Namun, dia mengaku wisata air tersebut hanya ramai pada akhir pekan. Pada hari-hari biasa, seringkali Nasir hanya mendapatkan satu rombongan penumpang. "Paling kalau Sabtu Minggu yang ramai. Hari biasa sepi," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (3/5/2019).

Nasir berharap, jumlah wisatawan akan naik secara signifikan pada masa libur lebaran. Menurutnya, Sungai Musi bisa menjadi sangat ramai hingga 10 hari setelah Lebaran.

"Semoga nanti Lebaran ramai lagi. Biasanya, ini pinggiran sungai banyak sekali keteknya karena yang naik lumayan banyak," tuturnya.

Untuk mengantar wisatawan, yang biasanya datang berombongan, ke Pulau Kemaro, tarif yang dikenakan antara Rp200.000--Rp300.000 untuk perjalanan pulang pergi.

Hal yang sama diutarakan juga oleh pengemudi ketek lain, Yali. Menurutnya, pengemudi ketek yang bekerja pada hari-hari biasa memang tidak banyak.

Dia pun berharap masa Lebaran kali ini jumlah wisatawan bisa semakin meningkat. Yali mengungkapkan wisata air di Sungai Musi sudah berkembang pesat, khususnya setelah ada Visit Musi pada 2008.

"Semoga tahun ini tambah banyak. Biasanya sih selalu naik," katanya.

Program liputan Jelajah Infrastruktur Trans Sumatra Tahap I ini didukung oleh:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sungai musi, Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Sumber :

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top